Kader Posyandu Kawasan Madaya Sinjai, LKC Dompet Dhuafa Sulsel: Panen Perdana Sayur Bahan PMT Lokal

Sinjai.DNID.co.id– Posyandu di Kawasan Madaya, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, terus menunjukkan inovasi dan semangat kemandirian dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

Pada kegiatan Posyandu bulan ini, para kader melaksanakan panen perdana sayuran hasil kebun lokal yang selama ini mereka kelola secara mandiri, pada hari Jumat (7/11/2025)

Sayuran hasil panen tersebut akan dibagikan kepada ibu-ibu sasaran Posyandu, untuk kemudian diolah di rumah masing-masing dan diberikan kepada balita mereka sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal. Langkah ini menjadi bentuk nyata upaya kader Posyandu dalam memanfaatkan potensi lokal untuk menunjang gizi anak-anak di wilayah Madaya Desa Arabika Kab. Sinjai.

“Dengan menanam dan memanen sendiri bahan PMT, kami ingin Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat,” ujar salah satu kader Posyandu Idaman Ibu Jumiarti.

Bidan Andi Handayani selaku PIC Program Madaya Sinjai mengatakan bahwa inisiatif ini dapat menumbuhkan kemandirian Posyandu.

Hasil Panen Warga

“Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kemandirian Posyandu, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang balita.” Ungkap Andi Handayani.

Kegiatan panen perdana ini mendapat sambutan positif dari warga setempat dan menjadi inspirasi bagi Posyandu lain di wilayah Kabupaten Sinjai untuk mengembangkan program serupa berbasis potensi lokal.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 8 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Mursalim Thahir

Sumber Berita: Rilis LKC Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit
Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor
Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal
Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien
LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar
Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:15 WITA

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28 WITA

Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:24 WITA

Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:47 WITA

LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:02 WITA

Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah

Berita Terbaru