Unjuk Rasa Komrad Terkait Upah Pekerja yang Tertahan, Kini Membuahkan Hasil
Makassar,DNID.co.id – Unjuk rasa komite rakyat demokratik (komrad) di depan dupli dining & lounge, Jumat 5 Desember 2025 membuahkan hasil. Sebelumnya, massa aksi komrad menuntut pihak dupli untuk segera membayarkan upah pekerja yang ditahan.
Jenderal lapangan, wandi, mengungkapkan rasa bahagianya lantaran perjuangannya bersama rekan-rekannya di komrad telah tercapai.
“Saat kami mendapat informasi dari pekerja bahwa gajinya telah di bayarkan, kami sujud syukur sebab hak pekerja bisa di menangkan,”ucapnya.
Lanjut kata wandi, beberapa upaya telah dilakukan sebelumnya oleh pihak pekerja namun tak membuahkan hasil, namun berkat salah satu upaya melalui unjuk rasa kini telah membuahkan hasil.
Saat di konfimasi melalui via telepon whatsaap, wandi mengatakan sebelumnya komrad memberikan warning kepada pengusaha di Lingkup Sulsel untuk memenuhi tuntutan hak pekerja.
“Unjuk rasa komrad di depan dupli juga sebagai bentuk peringatan keras terhadap pengusaha yang kian mengabaikan hak pekerja,” tuturnya
“Semoga para pengusaha di wilayah sulsel ini mampu berbenah internal perusahaan terutama lingkup ketenagakerjaan,” sambungnya.
Dikatakan wandi, komrad akan komitmen pada baris perjuangan rakyat apalagi terutama pada hak-hak rakyat
“Komrad ini memang kecil, tetapi prinsip kami bahwa sikap perjuangan lebih utama dibanding kapasitas massa,” tegasnya
“Bilamana ada rakyat yang terabaikan haknya dan ingin di bantu untuk berjuang, komrad siap. Kami bergerak bukan karena di bayar melainkan kami sadar bila hak yang terabaikan itu ada pada diri kami,” tutup wandi.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Unjuk Rasa Komrad Terkait Upah Pekerja yang Tertahan, Kini Membuahkan Hasil
MINGGU, 7 DESEMBER 2025
Makassar,DNID.co.id - Unjuk rasa komite rakyat demokratik (komrad) di depan dupli dining & lounge, Jumat 5 Desember 2025 membuahkan hasil. Sebelumnya, massa aksi komrad menuntut pihak dupli untuk segera membayarkan upah pekerja yang ditahan.
Jenderal lapangan, wandi, mengungkapkan rasa bahagianya lantaran perjuangannya bersama rekan-rekannya di komrad telah tercapai.
"Saat kami mendapat informasi dari pekerja bahwa gajinya telah di bayarkan, kami sujud syukur sebab hak pekerja bisa di menangkan,"ucapnya.
Lanjut kata wandi, beberapa upaya telah dilakukan sebelumnya oleh pihak pekerja namun tak membuahkan hasil, namun berkat salah satu upaya melalui unjuk rasa kini telah membuahkan hasil.
Saat di konfimasi melalui via telepon whatsaap, wandi mengatakan sebelumnya komrad memberikan warning kepada pengusaha di Lingkup Sulsel untuk memenuhi tuntutan hak pekerja.
"Unjuk rasa komrad di depan dupli juga sebagai bentuk peringatan keras terhadap pengusaha yang kian mengabaikan hak pekerja," tuturnya
"Semoga para pengusaha di wilayah sulsel ini mampu berbenah internal perusahaan terutama lingkup ketenagakerjaan," sambungnya.
Dikatakan wandi, komrad akan komitmen pada baris perjuangan rakyat apalagi terutama pada hak-hak rakyat
"Komrad ini memang kecil, tetapi prinsip kami bahwa sikap perjuangan lebih utama dibanding kapasitas massa," tegasnya
"Bilamana ada rakyat yang terabaikan haknya dan ingin di bantu untuk berjuang, komrad siap. Kami bergerak bukan karena di bayar melainkan kami sadar bila hak yang terabaikan itu ada pada diri kami," tutup wandi.