Preman Teror Warga Menggunakan Badik, Polres Jeneponto Diminta Tindak Tegas Pelaku

Suasana saat aksi teror di Jeneponto. (IST)

Suasana saat aksi teror di Jeneponto. (IST)

Dnid.co.id, Jeneponto – Diduga aksi teror meresahkan warga di Lingkungan Sarroangin, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Aksi tak terpuji diduga dilakukan pria yang diduga preman bersaudara. Dalam kondisi mabuk, ketiganya mendatangi rumah warga sambil membawa senjata tajam jenis badik dan mengejar seorang perempuan yang diduga hendak ditikam.

Peristiwa itu berlangsung pada 9 Januari 2026 sekitar pukul 21.00 WITA. Akibat ulah tiga bersaudara itu membuat warga sekitar panik.

Menurut keterangan saksi mata, ketiga pria itu datang dengan sikap agresif, berteriak-teriak, serta mengacungkan badik di depan rumah warga.

“Situasi di rumah lagi kumpul- kumpul keluarga, lagi santai sambil minum minum kopi, kemudian datang satu mabuk, sambil gas gas motor di depan rumah kemudian cabuk badik dan mengejar seorang perempuan Sepupu saya,” kata Rachmat Hidayat.

Lanjut kata Rachmat, setelah pelaku berhasil dilerai , 1 pelaku kembali pulang ke rumahnya, hanya berselang 25 menit, pelaku kemudian datang 2 bersama saudaranya diduga dalam kondisi mabuk minuman keras Dan mengejar Perempuan menggunakan Sajam Badik

“Pelaku pertama pulang ke rumahnya, tidak cukup 30 menit pelaku datang lagi bersama saudaranya. Semua terlihat mabuk. Mereka bawa badik dan mengejar seorang perempuan (NRF dan PT) sampai ke depan rumah yang ada kiosnya dan aksinya terekam CCTV,” tambahnya.

Perempuan yang menjadi sasaran berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, warga sekitar tidak berani melakukan perlawanan karena khawatir menjadi korban.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian Polres Jeneponto dan Polsek Tamalatea. Satu orang telah berhasil diamankan di Polsek Tamalatea, sementara dua pelaku lainnya di laporkan ke Mapolres Jeneponto.

“Warga Sarroangin berharap pihak kepolisian segera menangkap dua pelaku lainnya yang belum berhasil diamankan,” harapnya.

Mereka menilai aksi premanisme yang disertai penggunaan senjata tajam sudah sangat mengancam keselamatan masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
 

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 10 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Daud

Editor: Redaksi

Penanggung Jawab: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA