Satreskrim Polres Bulukumba Berhasil Tuntaskan 1.349 Perkara Sepanjang Tahun 2025, Penganiayaan Paling Banyak

DNID.co.id-BULUKUMBA- Polres Bulukumba, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), mencatat sebanyak 1.349 perkara kejahatan yang ditangani sepanjang tahun 2025.

Adapun perkara yang ditangani meliputi kasus penganiayaan, pencurian ternak, dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muhammad Ali mengatakan kasus penganiayaan mendominasi, kemudian disusul kasus pencurian.

“Paling banyak itu kasus penganiayaan, kemudian kasus pencurian,” kata Muhammad Ali saat dikonfirmasi melalui via telepon, Selasa (3/1/2026).

Sementara itu, kata Ali, kasus pencurian ternak disebut menurun. Pihaknya juga berhasil mengamankan 30 ekor ternak milik korban.

“Kita ungkap sindikat pencuri ternak dan berhasil menyelamatkan sapi, kuda dan kambing milik peternak kurang lebih 30 ekor. Sudah mulai menurun karena satu persatu sindikatnya kita sudah ungkap dan tangkap,” jelasnya.

Tak hanya itu, pada akhir 2025, jajaran Satreskrim Polres Bulukumba berhasil mengungkap sindikat curanmor di 23 Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Di akhir tahun 2025 Satreskrim Polres Bulukumba berhasil mengungkap sindikat pencurian motor di 23 TKP dan menyita sebanyak 19 unit motor serta menangkap 4 pelaku,” pintanya.

Meski jumlah tindak pidana mencapai ribuan, kinerja penyelesaian perkara justru menunjukkan tren positif.

Hal tersebut dilihat dari tingkat penyelesaian kasus pada 2025 yang mencapai 82 persen lebih.

“Di selesaikan 1.115 laporan, sehingga persentase penyelesaian kasus mencapai 82,65 persen,” ungkapnya.

Muhammad Ali berjanji sisa perkara yang belum tuntas tersebut, kini masih tahap proses penyelesaian dan akan dituntaskan secepatnya di tahun 2026.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 3 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA