Polda Sulteng Gelar Operasi Keselamatan Tinombala 2026, Sasar Titik Rawan Laka dan Macet
Wakapolda Sulteng, Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. (Foto:Humas Polda Sulteng)
DNID.co.id–PALU–Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengerahkan 1.020 personel dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini resmi dimulai di Kota Palu, Senin (2/2/2026).
Wakapolda Sulawesi Tengah, Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, SIK., MH., mengatakan operasi tersebut bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Dr. Helmi.
Ia menjelaskan, ribuan personel yang dilibatkan terdiri atas 199 personel Polda Sulawesi Tengah dan 821 personel dari jajaran Polres dan Polresta di wilayah Sulteng.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Tinombala mengedepankan langkah preemtif dan preventif, yang didukung dengan penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile.
Wakapolda Sulteng menegaskan agar seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab, serta menghindari segala bentuk pungutan liar, korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Selain penindakan, personel juga diminta mengoptimalkan patroli di titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan pelanggaran lalu lintas, serta meningkatkan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
“Operasi Keselamatan Tinombala 2026 diharapkan dapat meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dan mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah,” ungkapnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Polda Sulteng Gelar Operasi Keselamatan Tinombala 2026, Sasar Titik Rawan Laka dan Macet
KAMIS, 5 FEBRUARI 2026
DNID.co.id–PALU– Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengerahkan 1.020 personel dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini resmi dimulai di Kota Palu, Senin (2/2/2026).
Wakapolda Sulawesi Tengah, Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, SIK., MH., mengatakan operasi tersebut bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
"Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah," ujar Dr. Helmi.
Ia menjelaskan, ribuan personel yang dilibatkan terdiri atas 199 personel Polda Sulawesi Tengah dan 821 personel dari jajaran Polres dan Polresta di wilayah Sulteng.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Tinombala mengedepankan langkah preemtif dan preventif, yang didukung dengan penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile.
Wakapolda Sulteng menegaskan agar seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab, serta menghindari segala bentuk pungutan liar, korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Selain penindakan, personel juga diminta mengoptimalkan patroli di titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan pelanggaran lalu lintas, serta meningkatkan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
"Operasi Keselamatan Tinombala 2026 diharapkan dapat meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dan mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah," ungkapnya.