7 WNA Tardampar di Rote Ndao, Diduga Imigran Ilegal dari China dan Uzbekistan

Jakarta, DNID.co.id — Aparat Polres Rote Ndao, Polda Nusa Tenggara Timur menangkap tujuh warga negara asing (WNA) yang diduga merupakan imigran ilegal di pesisir Pantai Masidae, Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.

 

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono mengatakan tujuh WNA yang berasal dari China dan Uzbekistan tersebut ditangkap oleh aparat kepolisian saat kapal yang ditumpangi terdampar di pantai Rote Ndao pada Selasa (24/2) kemarin.

 

“Informasi keberadaan mereka kami personel peroleh dari warga Desa Inaoe pada Selasa (24/2) kemarin,” ujar Kapolres, Rabu (25/2/2026). Usai mendapatkan laporan dari warga, aparat kepolisian dari Polsek Rote Selatan mendatangi lokasi dan menemukan tujuh WNA serta satu unit kapal tanpa nama.

 

Ketujuh WNA tersebut terdiri atas empat warga negara China yakni Hui Jie, Jiang Bo, Chen Yong, dan Dia Guozhong. Sementara tiga lainnya merupakan warga negara Uzbekistan yakni Kasimov, Sultanmoradov, dan Shodiev.

 

“Saat ini mereka sudah berada di Mapolres Rote Ndao untuk jalani pemeriksaan lanjutan,” kata Kapolres. Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa sejumlah WNA China itu sebelumnya masuk ke Indonesia melalui Jakarta. Dari Jakarta mereka menuju Kendari, Sulawesi Tenggara.

 

Mereka diberangkatkan pada 11 Februari 2026 menggunakan kapal melalui perantara yang diduga warga negara Indonesia. “Mereka mengaku melakukan perjalanan laut selama sekitar delapan hari menuju perbatasan Australia,” pungkasnya.

 

Namun setibanya di sana, mereka ditangkap otoritas Australia dan diminta kembali ke wilayah Indonesia menggunakan speed boat yang dibekali bahan bakar secukupnya hingga akhirnya terdampar di perairan selatan Rote Ndao.

 

Para WNA tersebut juga mengaku berkomunikasi dengan pengurus melalui media sosial dan berniat menuju Australia untuk bekerja. Sementara itu, tiga WNA asal Uzbekistan mengaku membayar biaya sebesar 400 dolar AS per orang kepada pengurus untuk diberangkatkan.

 

Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait jaringan yang terlibat, termasuk menelusuri pihak pengantar yang diduga melarikan diri. “Penanganan kasus tersebut juga dikoordinasikan dengan instansi imigrasi untuk proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 25 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi

Editor: Hasriady

Sumber Berita: RDI - ATN

Penanggung Jawab: Andi AP

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Gagal Bawa Kabur Kabel Tol, Dua Pria di Makassar Diringkus Polsek Tallo
Teknisi Asal Makassar Ditangkap Polisi Jeneponto Usai Bawa Kabur Perangkat Tower Senilai Puluhan Juta
Polres Jeneponto Periksa Kadis Disdikbud Bantaeng dan Istrinya, Buntut DPO Penyiraman Air Cabe Ditangkap di Rumahnya
Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka
Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo
Resmob Polres Sinjai Ringkus Pelaku Pencurian Emas Rp80 Juta
Korban Desak Kapolda Sulsel Tahan Kades di Bulukumba, Sudah Tersangka 3 Tahun lalu
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:30 WITA

Gagal Bawa Kabur Kabel Tol, Dua Pria di Makassar Diringkus Polsek Tallo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Teknisi Asal Makassar Ditangkap Polisi Jeneponto Usai Bawa Kabur Perangkat Tower Senilai Puluhan Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Resmob Polres Sinjai Ringkus Pelaku Pencurian Emas Rp80 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Korban Desak Kapolda Sulsel Tahan Kades di Bulukumba, Sudah Tersangka 3 Tahun lalu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:25 WITA

Aktivis Berkedok Wartawan Diamankan Polisi, ini Kasusnya

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:09 WITA

Sosial Politik

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:11 WITA