Iming-Iming Lolos Tes Polisi, Oknum Perwira Polda Sulsel Diduga Tipu Warga Rp748 Juta

Makassar–DNID.co.id Kasus dugaan Penipuan dengan modus meloloskan peserta dalam seleksi penerimaan anggota kepolisian mencuat di Kota Makassar. Seorang oknum anggota polisi berpangkat AKP berinisial Sahar diduga menipu seorang warga hingga mengalami kerugian mencapai Rp748 juta.

Meski yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 24 Desember 2025, hingga kini proses hukum kasus tersebut dinilai belum menunjukkan kepastian. Kondisi ini membuat keluarga korban merasa resah dan berharap adanya kejelasan dari pihak berwenang.

Salah satu keluarga korban, HS, yang merupakan paman dari calon peserta seleksi polisi tersebut, mengungkapkan bahwa keponakannya sebenarnya mengikuti tahapan seleksi secara resmi. Namun, ia dinyatakan gugur pada tahap pemeriksaan kesehatan.

Menurut HS, pada saat itu AKP Sahar yang diketahui bertugas sebagai Kanit di Ditreskrimsus disebut sering menawarkan bantuan untuk meloloskan peserta seleksi.

“Keponakan saya ikut tes polisi, tapi gugur di tes kesehatan. Saat itu Pak Sahar beberapa kali menyampaikan kalau dia bisa membantu meloloskan,” ungkap HS.

Karena percaya dengan janji tersebut, HS kemudian menghubungi Sahar. Saat itu, tersangka meminta sejumlah dokumen seperti kartu peserta tes dan berkas administrasi lainnya. Ia juga meyakinkan keluarga korban bahwa proses tersebut aman.

HS mengaku pada tahap awal diminta menyerahkan uang sebesar Rp735 juta secara tunai sebagai biaya untuk mengatur kelulusan.

“Dia bilang aman ini pak. Awalnya dia minta Rp735 juta dan saya serahkan secara tunai,” jelasnya.

Namun setelah mendekati waktu pengumuman kelulusan pada 2 Juni, HS mulai merasa curiga. Pasalnya, tersangka kembali meminta sejumlah uang tambahan dengan berbagai alasan.

Ia menyebutkan tersangka meminta ukuran baju dinas polisi, nomor sepatu, serta uang tambahan sekitar Rp7 juta untuk pembelian seragam. Bahkan, tersangka juga meminta uang untuk pembelian tiket perjalanan.

“Dia minta nomor baju dinas, nomor sepatu, juga uang sekitar Rp7 juta untuk beli baju. Bahkan dia juga minta uang untuk tiket. Dari situ saya mulai curiga,” katanya.

Kecurigaan tersebut semakin kuat ketika hingga kini tidak ada kejelasan mengenai kelulusan maupun pengembalian uang yang telah diberikan. Padahal, status tersangka terhadap AKP Sahar disebut telah ditetapkan sejak akhir tahun lalu.

Bukti laporan polisi SP2HP

“Kami hanya berharap ada kejelasan hukum dan uang kami bisa kembali,” ujar HS.

Keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat segera menuntaskan kasus ini secara transparan dan memberikan kepastian hukum, termasuk menindak tegas pihak yang terlibat dalam dugaan penipuan tersebut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 14 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: ARIF

Editor: Sharlin

Sumber Berita: Paman Korban HS

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA