Diduga Limbah PT Tri Star Mandiri Cemari Lingkungan, Warga Minta Dihentikan Sementara

Gowa, dnid.co.id Aktivitas pabrik Kerikil milik PT Tri Star Mandiri yang berlokasi di Jalan Pakkatto, Kelurahan Romang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, dikeluhkan warga sekitar.

Pabrik tersebut diduga mencemari lingkungan akibat limbah debu yang dihasilkan selama proses produksi.

Sejumlah warga mengaku kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari karena paparan debu yang cukup tebal. Salah seorang warga berinisial S, yang tinggal di sekitar lokasi pabrik, menyebutkan bahwa operasional pabrik berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

“Pabrik ini beroperasi dari pagi sampai sore. Debu yang dihasilkan masuk ke pekarangan rumah kami dan sangat tebal,” ungkapnya.

Menurut warga, debu dari aktivitas pabrik tidak hanya mengotori lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat. Beberapa warga bahkan mengaku mengalami gangguan pernapasan.

“Warga di sini sulit beraktivitas, sering sesak napas akibat limbah debu itu. Apalagi di perumahan ini banyak anak-anak,” tambahnya.

Selain itu, debu juga mengganggu aktivitas rumah tangga seperti menjemur pakaian. Warga mengeluhkan pakaian yang dijemur menjadi kotor akibat debu yang menempel.

“Kalau menjemur pakaian, debunya menempel semua. Bahkan sampai di teras rumah, debunya sangat tebal,” ujar warga lainnya.

Warga menduga pihak perusahaan belum melakukan pengelolaan limbah secara maksimal sehingga berdampak langsung terhadap lingkungan sekitar. Mereka berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah serta pihak perusahaan untuk segera mengatasi persoalan tersebut.

“Kami berharap pemerintah dan pihak perusahaan bisa mengelola limbah dengan baik tanpa mengganggu aktivitas warga. Dampaknya bagi kami sangat besar,” tegas warga.

Masyarakat juga meminta agar operasional pabrik dihentikan sementara hingga sistem pengelolaan limbah benar-benar diperbaiki dan tidak lagi mencemari lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Tri Star Mandiri belum memberikan keterangan resmiterkait keluhan warga tersebut.

Simpan Gambar:

Selasa, 7 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Redaksi

Sumber Berita: Wawancara langsung warga

Penanggung Jawab: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Tambang Tanah Diduga Ilegal di Ajangale Dikeluhkan Warga, Sawah Rusak hingga Jalan Berlumpur
Bukan Soal Kursi, Ketua DPRD Bone Bongkar Alasan Tinggalkan Panggung HJB
Audit LKPD 2025 Dimulai, Bupati Bantaeng Targetkan Rekor WTP ke-11 Berturut-turut
Kajati Sulsel Kunker ke Bulukumba, Andi Utta Paparkan Potensi “Butta Panrita Lopi”
Serahkan Rumah Layak Huni, Kapolda Sulsel Tunjukkan Sikap Humanis
Hadiri Hari Jadi Bone ke-696, Bupati Bantaeng Doakan Bone Semakin Maju dan Berkarakter
Bupati Gowa Diterpa Isu Perselingkuhan, Massa Aksi Desak DPRD Bertindak Tegas
Jaga Kondusivitas, Sat Resnarkoba Polres Poso Kawal Razia di Rutan Kelas IIB
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 08:51 WITA

Tambang Tanah Diduga Ilegal di Ajangale Dikeluhkan Warga, Sawah Rusak hingga Jalan Berlumpur

Rabu, 8 April 2026 - 00:59 WITA

Bukan Soal Kursi, Ketua DPRD Bone Bongkar Alasan Tinggalkan Panggung HJB

Selasa, 7 April 2026 - 21:27 WITA

Audit LKPD 2025 Dimulai, Bupati Bantaeng Targetkan Rekor WTP ke-11 Berturut-turut

Selasa, 7 April 2026 - 21:00 WITA

Kajati Sulsel Kunker ke Bulukumba, Andi Utta Paparkan Potensi “Butta Panrita Lopi”

Selasa, 7 April 2026 - 20:58 WITA

Serahkan Rumah Layak Huni, Kapolda Sulsel Tunjukkan Sikap Humanis

Selasa, 7 April 2026 - 19:47 WITA

Bupati Gowa Diterpa Isu Perselingkuhan, Massa Aksi Desak DPRD Bertindak Tegas

Selasa, 7 April 2026 - 18:16 WITA

Jaga Kondusivitas, Sat Resnarkoba Polres Poso Kawal Razia di Rutan Kelas IIB

Selasa, 7 April 2026 - 17:01 WITA

Diduga Limbah PT Tri Star Mandiri Cemari Lingkungan, Warga Minta Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Serahkan Rumah Layak Huni, Kapolda Sulsel Tunjukkan Sikap Humanis

Selasa, 7 Apr 2026 - 20:58 WITA