Tambang Tanah Diduga Ilegal di Ajangale Dikeluhkan Warga, Sawah Rusak hingga Jalan Berlumpur

 

Aktivitas galian disebut melampaui izin, warga minta aparat dan dinas terkait segera turun tangan

 

Bone, DNID.co.id Aktivitas tambang tanah untuk timbunan di Desa Opo, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, menuai keluhan warga.

Selain diduga tidak sesuai peruntukan izin lingkungan, kegiatan tersebut disebut telah merusak area persawahan dan infrastruktur jalan di sekitar lokasi yang sangat menggangu Masyarakat.

Foto kondisi jalan yang dilalui Mobil tambang.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, tambang yang berada di jalur poros Pompanua–Timurung itu diduga bukan sekadar pemerataan lahan, melainkan sudah masuk kategori penggalian material dalam skala besar. Legalitas izin lingkungan pun dipertanyakan warga.

Sejumlah petani yang memiliki lahan di sekitar lokasi tambang mengaku terdampak langsung. Mereka menyebut aktivitas galian menyebabkan kerusakan pada pematang sawah hingga mengganggu produktivitas lahan.

“Pematang sawah kami sudah sering terkikis akibat aktivitas itu,” ujar salah satu petani kepada wartawan, Selasa (07/04/2026).

Warga mengaku telah berupaya mendatangi pihak penambang untuk menyampaikan keberatan. Namun, respons yang diterima dinilai tidak solutif.

“Kami sudah pernah datangi, tapi tidak digubris. Pihak penambang hanya bilang, ‘Itu kan lahan saya sendiri, saya tambang,’” ungkap warga lainnya.

Selain merusak persawahan, mobilitas kendaraan pengangkut material tambang juga memperparah kondisi jalan. Warga menyebut jalan menjadi berlumpur saat hujan dan berdebu saat cuaca kering, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Kalau hujan, jalan licin dan berlumpur. Kalau panas, debunya sangat mengganggu,” kata seorang warga.

Tambang tersebut diketahui milik seorang warga bernama H. Mustafa alias H. Tafa. Namun hingga kini, aktivitas tambang tersebut disebut belum pernah tersentuh penindakan oleh aparat penegak hukum.

Warga berharap ada tindakan tegas dari dinas terkait maupun kepolisian untuk menertibkan aktivitas tambang yang dinilai merugikan masyarakat.

“Kami minta ada teguran atau tindakan dari pemerintah dan polisi. Jangan dibiarkan terus seperti ini,” tegas warga.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pemilik tambang belum berhasil dilakukan. Pemilik tidak berada di lokasi saat didatangi, dan warga sekitar mengaku tidak mengetahui kontak yang bisa dihubungi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai legalitas maupun pengawasan aktivitas tambang tersebut.

Simpan Gambar:

Rabu, 8 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Pantauan, investigasi aduan Masyarakat

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Wabup Andi Akmal Pasluddin Hadir, Soroti Arah Baru Wajo
Lima Jabatan Strategis Polres Bone Resmi Berganti
Dramatis! Kalah di Banding dan Kasasi, Syahrul dkk akhirnya Menang di PK, Ini Kuasa Hukumnya
Rudi Nahkodai PAC Bontoala, Siap Besarkan Nama LGIB di Makassar
Mencuat Dugaan Pemalsuan Adminduk di Dukcapil Makassar, Warga Dinyatakan Meninggal Padahal Masih Hidup
Resmikan PUSBINTAKWA, Bupati Bantaeng Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Pendidikan Politik Pemula
Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jeneponto Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat
Tekan Inflasi, Pemkab Bantaeng Hadirkan Show Pangan dan GPM Rabu Menyapa dengan Harga Lebih Terjangkau
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:29 WITA

Wabup Andi Akmal Pasluddin Hadir, Soroti Arah Baru Wajo

Jumat, 10 April 2026 - 12:53 WITA

Lima Jabatan Strategis Polres Bone Resmi Berganti

Jumat, 10 April 2026 - 11:31 WITA

Dramatis! Kalah di Banding dan Kasasi, Syahrul dkk akhirnya Menang di PK, Ini Kuasa Hukumnya

Jumat, 10 April 2026 - 10:38 WITA

Rudi Nahkodai PAC Bontoala, Siap Besarkan Nama LGIB di Makassar

Kamis, 9 April 2026 - 20:45 WITA

Resmikan PUSBINTAKWA, Bupati Bantaeng Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Pendidikan Politik Pemula

Kamis, 9 April 2026 - 20:20 WITA

Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jeneponto Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 9 April 2026 - 08:13 WITA

Tekan Inflasi, Pemkab Bantaeng Hadirkan Show Pangan dan GPM Rabu Menyapa dengan Harga Lebih Terjangkau

Kamis, 9 April 2026 - 07:39 WITA

Bupati Bantaeng Buka Musrenbang 2027, Infrastruktur dan Ekonomi Kawasan Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Wabup Andi Akmal Pasluddin Hadir, Soroti Arah Baru Wajo

Jumat, 10 Apr 2026 - 13:29 WITA

Serba-Serbi

Lima Jabatan Strategis Polres Bone Resmi Berganti

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:53 WITA

Kriminal Hukum

Gasak Uang Pedagang 15 Juta, Empat Remaja di Jeneponto Diciduk Polisi

Jumat, 10 Apr 2026 - 11:16 WITA

DPC LGIB Makassar membentuk kepengurusan  PAC LGIB Kecamatan Bontoala. (dok.angki)

Peristiwa

Rudi Nahkodai PAC Bontoala, Siap Besarkan Nama LGIB di Makassar

Jumat, 10 Apr 2026 - 10:38 WITA