Bupati Andi Asman Salurkan Bantuan BAZNAS untuk 150 Disabilitas
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyerahkan bantuan paket Ramadhan dari BAZNAS Kabupaten Bone kepada penyandang disabilitas dalam kegiatan penyaluran bantuan di Aula Masjid Agung Bone. Kegiatan tersebut turut didampingi Hj. Farida Hanafing (UPZ Surya Indah) sebagai muzakki yang ikut menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat.
Suasana hangat terlihat saat Bupati Bone bersama BAZNAS dan Hj. Farida Hanafing berbagi kebahagiaan Ramadhan dengan penyandang disabilitas
Bone, DNID.co.id – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone menyalurkan bantuan kepada 150 penyandang disabilitas di Aula Masjid Agung Bone, dalam kegiatan sosial Ramadhan yang digelar untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program “Ramadhan Bahagia” BAZNAS Bone yang bersumber dari zakat mal para muzakki dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, Sabtu (14/03/2026)
Dalam kegiatan itu, Bupati Bone hadir langsung menyerahkan bantuan didampingi Ketua BAZNAS Bone Drs. H. Zainal Abidin serta para muzakki, di antaranya Ketua UPZ Surya Indah Hj. Farida Hanafing dan Hj. Najemiati.
Sebanyak 150 paket bantuan diserahkan kepada penyandang disabilitas. Paket tersebut berisi beras, telur, serta kebutuhan sembako lainnya dengan nilai lebih dari Rp200 ribu per paket.
Ketua BAZNAS Bone H. Zainal Abidin mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan hasil pengelolaan zakat mal yang disetorkan para muzakki kepada BAZNAS dan disalurkan kepada mustahik yang berhak.
“Semua zakat mal yang disetor di BAZNAS kami salurkan kepada yang tepat sasaran. Selama Ramadhan ini kurang lebih 1.000 paket Ramadhan Bahagia telah kami bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga memberikan semangat kepada para penyandang disabilitas agar tetap optimis dan terus berkarya dalam menjalani kehidupan.
Sementara itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengapresiasi berbagai program sosial yang dijalankan BAZNAS Bone dalam membantu masyarakat.
Menurut Bupati Andi Asman, lembaga tersebut telah memainkan peran penting dalam menyalurkan zakat kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari tukang ojek, tukang becak, pemulung, petugas kebersihan hingga penyandang disabilitas.
“BAZNAS sudah menunjukkan peran yang sangat penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat zakat, infak dan sedekah,” kata Bupati.
Dalam kegiatan tersebut, Hj. Farida Hanafing sebagai muzakki sekaligus Ketua UPZ Surya Indah turut menyerahkan paket sembako dan souvenir kepada para penerima bantuan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Bupati Bone terlihat bercanda, memberikan motivasi, hingga berswafoto bersama para penyandang disabilitas, mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Para penerima bantuan tampak meninggalkan aula dengan wajah penuh senyum sambil membawa paket sembako. Bahkan sejumlah anggota BAZNAS terlihat membantu membawakan beras dan telur milik para penerima hingga keluar lokasi kegiatan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Bupati Andi Asman Salurkan Bantuan BAZNAS untuk 150 Disabilitas
SABTU, 14 MARET 2026
Suasana hangat terlihat saat Bupati Bone bersama BAZNAS dan Hj. Farida Hanafing berbagi kebahagiaan Ramadhan dengan penyandang disabilitas
Bone, DNID.co.id – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone menyalurkan bantuan kepada 150 penyandang disabilitas di Aula Masjid Agung Bone, dalam kegiatan sosial Ramadhan yang digelar untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program “Ramadhan Bahagia” BAZNAS Bone yang bersumber dari zakat mal para muzakki dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, Sabtu (14/03/2026)
Dalam kegiatan itu, Bupati Bone hadir langsung menyerahkan bantuan didampingi Ketua BAZNAS Bone Drs. H. Zainal Abidin serta para muzakki, di antaranya Ketua UPZ Surya Indah Hj. Farida Hanafing dan Hj. Najemiati.
Sebanyak 150 paket bantuan diserahkan kepada penyandang disabilitas. Paket tersebut berisi beras, telur, serta kebutuhan sembako lainnya dengan nilai lebih dari Rp200 ribu per paket.
Ketua BAZNAS Bone H. Zainal Abidin mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan hasil pengelolaan zakat mal yang disetorkan para muzakki kepada BAZNAS dan disalurkan kepada mustahik yang berhak.
“Semua zakat mal yang disetor di BAZNAS kami salurkan kepada yang tepat sasaran. Selama Ramadhan ini kurang lebih 1.000 paket Ramadhan Bahagia telah kami bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga memberikan semangat kepada para penyandang disabilitas agar tetap optimis dan terus berkarya dalam menjalani kehidupan.
Sementara itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengapresiasi berbagai program sosial yang dijalankan BAZNAS Bone dalam membantu masyarakat.
Menurut Bupati Andi Asman, lembaga tersebut telah memainkan peran penting dalam menyalurkan zakat kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari tukang ojek, tukang becak, pemulung, petugas kebersihan hingga penyandang disabilitas.
“BAZNAS sudah menunjukkan peran yang sangat penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat zakat, infak dan sedekah,” kata Bupati.
Dalam kegiatan tersebut, Hj. Farida Hanafing sebagai muzakki sekaligus Ketua UPZ Surya Indah turut menyerahkan paket sembako dan souvenir kepada para penerima bantuan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Bupati Bone terlihat bercanda, memberikan motivasi, hingga berswafoto bersama para penyandang disabilitas, mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Para penerima bantuan tampak meninggalkan aula dengan wajah penuh senyum sambil membawa paket sembako. Bahkan sejumlah anggota BAZNAS terlihat membantu membawakan beras dan telur milik para penerima hingga keluar lokasi kegiatan.