SPBU Lamalaka Disorot, Petugas Dishub Bantaeng Diduga Tetap Dilayani Isi BBM Meski Pelat Genap

BANTAENG, DNID.CO.ID Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan warganet setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan dugaan ketidakkonsistenan petugas dalam melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) berdasarkan nomor pelat kendaraan.

Dalam video yang beredar, seorang warga mengeluhkan dirinya tidak mendapatkan pelayanan pengisian BBM lantaran kendaraan yang digunakan memiliki nomor pelat genap. Namun, pada saat yang sama, pengendara lain yang juga menggunakan nomor pelat genap disebut tetap mendapatkan pelayanan dari petugas SPBU.

Situasi tersebut kemudian menjadi perhatian karena salah satu kendaraan yang terlihat mendapatkan pelayanan disebut merupakan kendaraan yang digunakan oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Bantaeng, Sucipto.

Dalam rekaman video, tampak petugas Dishub tersebut berada di sekitar kendaraannya. Ia terlihat memperbaiki atau memperkuat bagian pelat nomor kendaraan yang terpasang di mobil.

Warga yang merekam kejadian tersebut kemudian menyampaikan keluhannya. Dalam video itu terdengar ucapan, “Ini mi bahaya,” yang disampaikan setelah melihat petugas Dishub tersebut memperbaiki pelat kendaraannya.

Peristiwa tersebut semakin menjadi sorotan karena dalam rekaman terlihat adanya pelat nomor lain yang disimpan oleh petugas Dishub tersebut. Kondisi itu kemudian memunculkan dugaan di tengah warga bahwa pelat kendaraan itu baru saja diganti atau sedang dalam proses pemasangan.

Namun, mengenai dugaan pergantian pelat nomor tersebut, belum ada keterangan resmi yang dapat memastikan kapan dan untuk kepentingan apa pelat kendaraan tersebut diganti.

Keluhan utama warga dalam peristiwa tersebut bukan hanya mengenai kendaraan milik petugas Dishub, tetapi juga terkait konsistensi penerapan ketentuan pelayanan BBM di SPBU.

Warga yang mengaku menggunakan kendaraan dengan pelat genap mempertanyakan alasan dirinya tidak dilayani, sementara kendaraan lain dengan nomor pelat yang sama-sama genap justru mendapatkan pelayanan.

Kondisi tersebut dinilai menimbulkan pertanyaan mengenai apakah ketentuan pembatasan pengisian BBM berdasarkan nomor pelat diterapkan secara merata kepada seluruh konsumen atau terdapat pengecualian tertentu.

Video yang beredar di media sosial kemudian memicu berbagai komentar dari warganet. Sebagian mempertanyakan standar pelayanan SPBU dan meminta agar kejadian tersebut mendapat penjelasan dari pihak terkait.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat penjelasan resmi dari pengelola SPBU lamalaka mengenai alasan petugas melayani kendaraan yang disebut menggunakan pelat nomor genap tersebut.

Demikian pula, diperlukan klarifikasi dari pihak Dinas Perhubungan Bantaeng terkait kendaraan yang digunakan oleh petugas tersebut, termasuk mengenai keberadaan pelat nomor lain yang terlihat dalam video serta aktivitas memperbaiki pelat kendaraan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU dan Dishub terkait peristiwa yang menghebohkan jagad maya tersebut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 18 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir.Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dugaan Calo Berkedok Travel Marak di Imigrasi Makassar, Urus Paspor Kilat Bayar Jutaan
Petugas Mengamankan Ratusan Karung Timah Tanpa Pemilik Dari Pesisir Belitung
Dalih Operasional MBG, Satreskrim Polresta Gowa Bongkar Dugaan Penggelapan 19 Mobil Rental Lintas Daerah
Praktisi Hukum Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Peredaran iPhone Ber-IMEI Tak Terdaftar di Makassar
Sopir Truk Ungkap Dugaan Setoran Bulanan Tambang Galian C ke Oknum Kanit Polres Bantaeng
Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Polisi Turun Tangan
Owner Coffee Towafa Bagikan Es Kopi Gratis untuk Pengendara yang Antre di SPBU Gowa
BBM Subsidi Langka, SPBU 74.922.47 Takalar Diduga Layani Pembelian Lewat Jerigen
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:44 WITA

SPBU Lamalaka Disorot, Petugas Dishub Bantaeng Diduga Tetap Dilayani Isi BBM Meski Pelat Genap

Kamis, 17 September 2026 - 14:39 WITA

Dugaan Calo Berkedok Travel Marak di Imigrasi Makassar, Urus Paspor Kilat Bayar Jutaan

Kamis, 17 September 2026 - 06:41 WITA

Petugas Mengamankan Ratusan Karung Timah Tanpa Pemilik Dari Pesisir Belitung

Rabu, 16 September 2026 - 18:32 WITA

Dalih Operasional MBG, Satreskrim Polresta Gowa Bongkar Dugaan Penggelapan 19 Mobil Rental Lintas Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 15:34 WITA

Praktisi Hukum Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Peredaran iPhone Ber-IMEI Tak Terdaftar di Makassar

Senin, 14 September 2026 - 14:15 WITA

Sopir Truk Ungkap Dugaan Setoran Bulanan Tambang Galian C ke Oknum Kanit Polres Bantaeng

Minggu, 13 September 2026 - 18:47 WITA

Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Polisi Turun Tangan

Sabtu, 12 September 2026 - 17:20 WITA

Owner Coffee Towafa Bagikan Es Kopi Gratis untuk Pengendara yang Antre di SPBU Gowa

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA