Dinilai Tak Sesuai Protokol, Ketua DPRD Bone Tinggalkan Panggung Mattompang Arajang

Andi Tenri Walinonong akui hadir namun memilih pulang karena posisi duduk dinilai tidak sesuai protokoler pimpinan daerah

 

Bone, DNID.co.id Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, meninggalkan panggung utama prosesi Mattompang Arajang dalam puncak peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696, Senin (6/4/2026).

Dia mengaku memilih pulang karena tidak menerima penempatan posisi duduk yang dinilainya tidak sesuai dengan kedudukan sebagai unsur pimpinan daerah.

Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong menegaskan dirinya sebenarnya hadir dalam kegiatan tersebut, namun memutuskan meninggalkan lokasi acara karena penempatan kursi yang dianggap tidak semestinya.

“Dia mengaku hadir cuman pulang karena ditempatkan di barisan belakang, seharusnya Ketua DPRD di depan.  sementara posisi Ketua DPRD termasuk unsur pimpinan daerah,” ujarnya.

Andi Tenri Walinonong menjelaskan bahwa secara protokoler, posisi Ketua DPRD berada sejajar dengan kepala daerah dan seharusnya ditempatkan di barisan depan.

“Posisi duduk biasanya sejajar dengan kepala daerah, bupati, umumnya ditempatkan di barisan depan,” tegasnya.

Menurutnya, kesalahan tersebut menunjukkan lemahnya pemahaman terhadap tata protokol dalam acara resmi daerah.

“Terkait posisi tempat duduk, protokol harus paham posisi tempat duduk ini di sini,” lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa posisi yang diberikan justru membuatnya berada di belakang anggota DPRD lainnya.

“Tadi posisi saya bisa dibilang di belakang anggota DPRD, karena posisi anggota DPRD berada di samping panggung, jadi posisi saya sama halnya anggota DPRD di depan, saya di belakang,” jelasnya.

Akibat kondisi tersebut, ia memilih tidak melanjutkan kehadirannya dalam acara puncak tersebut.

Sementara itu, puncak peringatan HJB ke-696 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bone tetap berlangsung dengan dihadiri sejumlah pejabat penting.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman hadir bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andi Nurdin Halid.

Turut hadir anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman serta Ketua Komite II DPD RI Andi Waris Halid.

Dari tingkat provinsi, hadir Ketua DPRD Sulsel drg. Andi Rachmatika Dewi. Sementara dari unsur TNI dan Polri, hadir Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko serta Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.

Kehadiran juga datang dari Kajati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi serta sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Soppeng Suwardi Haseng, Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Bupati Bantaeng Fathul Fauzy Nurdin, serta Bupati Tojo Una-una Ilham S. Lawidu.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyambut langsung para tamu undangan yang hadir.

Peringatan Hari Jadi Bone ke-696 sendiri tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga dimaknai sebagai refleksi sejarah panjang daerah.

“696 tahun Bone berdiri adalah bukti keteguhan para pemimpin terdahulu dan keberanian masyarakat dalam mempertahankan tanah kehormatan. Warisan ini bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus dilanjutkan,” menjadi pesan yang mengemuka dalam peringatan tersebut.

Nilai siri’ (harga diri), keberanian, dan solidaritas kembali ditegaskan sebagai identitas masyarakat Bone dalam menghadapi tantangan zaman.

Insiden penempatan kursi yang berujung pada keluarnya Ketua DPRD Bone dari lokasi acara menjadi sorotan dalam momentum penting daerah, sekaligus memunculkan kritik terhadap pelaksanaan protokol kegiatan resmi.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 6 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Pantauan dan konfirmasi lansung

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Berita ini 2,040 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA