PTDH Oknum Perwira AKP Sahar Ajukan Banding, Korban Penipuan Harap Sidang Segera Dilakukan

Makassar Dnid.co.id– Kasus dugaan penipuan dengan nilai ratusan juta rupiah yang melibatkan mantan anggota kepolisian, AKP Saharuddin, terus bergulir. Eks Kapolsek Barombong tersebut telah menjalani sidang etik oleh Propam Polda Sulawesi Selatan dan dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Tak hanya sanksi etik, Saharuddin juga dikabarkan tengah menjalani proses hukum pidana setelah dilaporkan oleh para korban. Ia diduga telah ditahan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Namun, alih-alih menerima putusan tersebut, Saharuddin justru mengajukan banding atas hasil sidang etik. Langkah ini menuai kekecewaan dari pihak korban yang merasa kerugian mereka belum mendapatkan keadilan.

Salah satu korban, Andi Sunardi, mengaku kecewa dengan sikap mantan perwira polisi tersebut. Ia menilai tindakan banding tidak mencerminkan itikad baik, mengingat dugaan penipuan yang dilakukan sudah sangat jelas.

“Sungguh disayangkan, dia melakukan banding padahal jelas-jelas melakukan kesalahan,” ujar Andi Sunardi.

Ia juga mendesak pihak kepolisian agar segera memproses banding tersebut agar ada kepastian hukum secepatnya.

“Saya harap sidang banding cepat dilaksanakan, supaya semuanya segera jelas,” tegasnya.

Modus Iming-Iming Lolos Polisi

Kasus ini bermula saat keponakan Andi Sunardi mengikuti seleksi penerimaan anggota kepolisian di Polrestabes Makassar. Namun, peserta tersebut dinyatakan tidak lulus.

Dalam situasi itu, Saharuddin datang menawarkan bantuan dengan janji dapat meloloskan peserta, dengan syarat sejumlah uang harus diserahkan. Karena percaya, korban kemudian memberikan uang secara bertahap hingga mencapai Rp748,7 juta.

Sayangnya, janji tersebut tidak terbukti. Calon peserta bernama Amel (20) tetap dinyatakan tidak lulus dan gagal mengikuti pendidikan kepolisian. Hingga kini, uang yang telah diserahkan disebut belum dikembalikan.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik, mengingat pelaku merupakan mantan aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi teladan. Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi para korban.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 7 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arif

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Korban

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 457 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA