Bukan Soal Kursi, Ketua DPRD Bone Bongkar Alasan Tinggalkan Panggung HJB

 

Andi Tenri Walinonong tegaskan keputusannya tinggalkan panggung HJB ke-696 bukan persoalan pribadi, tetapi menyangkut marwah rakyat dan kehormatan lembaga yang diwakilinya

 

Bone, DNID.co.id Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan panggung Mattompang Arajang pada puncak Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 bukan persoalan pribadi, melainkan menyangkut marwah rakyat dan kehormatan lembaga yang ia wakili.

Andi Tenri Walinonong menyampaikan bahwa setiap sikap yang diambilnya selalu didasarkan pada tanggung jawab besar sebagai representasi masyarakat Bone.

“Bukan pribadi yang saya bawa, tetapi marwah rakyat Bone. Di pundak saya tersandang kehormatan dan harapan warga masyarakat,” tegasnya, Selasa (07/04/2026).

Ketua DPRD juga menekankan bahwa seluruh tindakan dan ucapannya selalu diukur dengan nilai-nilai luhur warisan leluhur.

“Setiap langkah yang saya ambil, setiap kata yang saya ucapkan, senantiasa saya ukur dengan nilai-nilai luhur Pappaseng To Riolo (Pesan Leluhur). Saya berdiri di sini mewakili aspirasi dan harga diri masyarakat Bone yang menjunjung tinggi prinsip Siri’na Pacce, harga diri yang disertai rasa empati terhadap sesama,” lanjutnya.

Menurutnya, kehadirannya dalam setiap kegiatan resmi tidak pernah membawa kepentingan pribadi, melainkan amanah besar dari masyarakat.

“Izinkan saya menyampaikan bahwa di balik kehadiran saya, tersemat tanggung jawab yang sangat besar. Saya sadar benar, bukan pribadi yang saya bawa, tetapi marwah rakyat Bone,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil tidak didasari kepentingan individu maupun kelompok tertentu.

“Oleh karena itu, segala keputusan yang diambil dan kebijakan yang diperjuangkan tidak pernah didasari oleh kepentingan individu atau kelompok sempit, melainkan semata-mata demi menjaga kehormatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Bone yang kita cintai bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa persoalan yang terjadi dalam acara puncak HJB ke-696 bukan sekadar teknis, tetapi menyangkut etika dan penghormatan terhadap lembaga.

“Dalam setiap momentum resmi, terlebih pada peringatan Hari Jadi Bone yang sarat nilai sejarah dan budaya, saya memandang bahwa penghormatan terhadap posisi dan tatanan kelembagaan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari penghormatan terhadap rakyat itu sendiri,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa insiden tersebut tidak bisa dilihat sebagai hal sepele.

“Apa yang terjadi bukan semata soal tempat duduk, tetapi menyangkut etika, kepatutan, dan penghargaan terhadap lembaga yang saya wakili. Ketika posisi itu tidak ditempatkan sebagaimana mestinya, maka yang tercederai bukan hanya pribadi saya, tetapi juga marwah institusi dan masyarakat Bone secara keseluruhan,” tegasnya lagi.

Meski demikian, ia tetap menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai-nilai budaya Bone.

“Saya tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pappaseng To Riolo dan prinsip Siri’na Pacce (Harga diri dan empati) , yang mengajarkan kita untuk menjaga harga diri dengan tetap mengedepankan kebijaksanaan dan saling menghormati,” ujarnya.

Dia berharap ke depan tidak ada lagi kesalahan serupa dalam penyelenggaraan kegiatan resmi.

“Ke depan, saya berharap hal-hal seperti ini tidak kembali terjadi. Penyelenggaraan kegiatan resmi harus mengedepankan pemahaman yang utuh terhadap tata protokol, sehingga setiap unsur pimpinan daerah ditempatkan sesuai dengan kedudukan dan perannya,” katanya.

Menurutnya lagi, hal tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik.

“Ini penting, bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk menjaga kehormatan daerah dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang beretika dan bermartabat,” tutupnya.

Pernyataan Ketua DPRD Bone ini mempertegas bahwa insiden di puncak HJB ke-696 bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut simbol kehormatan lembaga dan representasi masyarakat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 8 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Berita ini 1,158 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA