Gara-Gara Tak Terima Mertua Ditegur, Pria Aniaya Petugas SPBU Perempuan hingga Lebam

Makassar,DNID.co.id – Emosi tak terbendung seorang pria berinisial KM kini harus berurusan dengan hukum. KM tega menganiaya seorang petugas SPBU perempuan berinisial SF di kawasan  Kecamatan Tallo, setelah tidak terima mertuanya ditegur oleh korban saat mengantre bahan bakar minyak (BBM).

Peristiwa ini bermula ketika mertua pelaku diduga mencoba menyerobot antrean pengisian BBM. Korban, SF, yang saat itu sedang bertugas, secara spontan memberikan teguran kepada mertua pelaku agar tertib mengantre.

Namun, teguran tersebut justru menyulut amarah KM. Pelaku yang gelap mata langsung menghampiri korban dan melayangkan pukulan yang mengenai wajah sebelah kiri korban, hingga mengakibatkan luka lebam.

Di hadapan penyidik, pelaku KM mengakui semua perbuatannya. Ia berdalih khilaf dan diselimuti emosi sesaat. Menariknya, pelaku mengaku baru menyadari bahwa korban yang ia pukul adalah seorang perempuan setelah aksi penganiayaan itu terjadi.

“Setelah menerima laporan pengaduan dari seorang perempuan, inisial SF terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria inisial KM yang mana berawal pada saat mertuah dari pelaku diduga hendak menyorot antrian pada saat pengisian BBM kemudian ditegur oleh salah satu petugas SPBU yang seorang perempuan kemudian oleh pelaku tidak menerima dan emosi kemudian langsung melakukan penganiayaan terhadap petugas SPBU yang mengenai wajah sebelah kiri sehingga mengakibatkan lebam,”ujar AKP Asfada,Kapolsek Tallo.

Hal tersebut diakui juga oleh pelaku, dia mengatakan,setelah sesaat  dilakukan teguran kepada mertuanya dia khilaf dan emosi kemudian menganiaya petugas SPBU tersebut, yang dimana pelaku tidak mengetahui bahwasannya yang dipukul itu adalah seorang perempuan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini pelaku KM telah diamankan di Polsek Tallo. Tim penyidik masih terus melakukan pemeriksaan mendalam. Atas tindakannya, pelaku dijerat dengan Pasal 466 ayat 1 dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 21 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA