NASKAH BERITA SAKSI TUTI ” konsultasi” jadi kedok awal pertemuan John Field-Orlando
JAKARTA,DNID.co.id – Hanya dua kata di WhatsApp: “Mau konsultasi”. Dua kata itu ternyata jadi pembuka sidang suap impor terbesar tahun ini.
Pengakuan itu keluar dari mulut Sri Pangastuti alias Tuti di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat 5/6/2026. Di hadapan Hakim Ketua Brelly Yuniar Dien Wardi, Tuti mengurai bagaimana ia mengatur pertemuan pertama John Field dengan Orlando Hamonangan.
Jaksa KPK M. Takdir menyoroti diksi “konsultasi” yang dipakai Tuti saat menghubungi Orlando, Kasi Intelijen Kepabeanan I Bea Cukai.
Jawaban Orlando cepat dan singkat: “Oh, boleh, boleh.”
Berbekal restu itu, Tuti dan John Field datang ke Kantor Pusat Bea Cukai. Tanya sekuriti, lalu masuk ruang kerja Orlando. Hanya bertiga: Tuti, John, dan Orlando.
Ironi di Balik Kata “Konsultasi”
Yang disebut “konsultasi” itu kini didakwa jaksa sebagai pintu masuk suap Rp63,1 miliar.
Jaksa mendakwa John Field, Dedy Kurniawan, dan Andri memberi uang tunai Rp61,3 miliar + fasilitas mewah Rp1,8 miliar ke 3 pejabat Bea Cukai: Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan Sianipar.
Modusnya: 8 kali pertemuan di kantor dan restoran Jakarta Utara. Tujuannya: melancarkan pengeluaran barang impor Blueray Cargo.
“Pak John intinya mengajak saya untuk ketemu Pak Ocoy,” kata Tuti membuka kesaksian.
Kini majelis tinggal menilai: benarkah itu “konsultasi” kepabeanan, atau “deal” awal yang harganya Rp63,1 miliar?
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
NASKAH BERITA SAKSI TUTI " konsultasi" jadi kedok awal pertemuan John Field-Orlando
JUMAT, 5 JUNI 2026
JAKARTA,DNID.co.id – Hanya dua kata di WhatsApp: "Mau konsultasi". Dua kata itu ternyata jadi pembuka sidang suap impor terbesar tahun ini.
Pengakuan itu keluar dari mulut Sri Pangastuti alias Tuti di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat 5/6/2026. Di hadapan Hakim Ketua Brelly Yuniar Dien Wardi, Tuti mengurai bagaimana ia mengatur pertemuan pertama John Field dengan Orlando Hamonangan.
Jaksa KPK M. Takdir menyoroti diksi "konsultasi" yang dipakai Tuti saat menghubungi Orlando, Kasi Intelijen Kepabeanan I Bea Cukai.
*Kedok "Konsultasi" di Ruang Kerja Pejabat*
Tuti cerita, ia dihubungi John Field saat masih di Bali 2025. John mau ketemu Orlando. Maka Tuti yang menelpon duluan ke kantor.
"Saya tanya, 'Pak Ocoy ada di kantor? Mau konsultasi. Pak John ikut juga'," ujar Tuti.
Jawaban Orlando cepat dan singkat: "Oh, boleh, boleh."
Berbekal restu itu, Tuti dan John Field datang ke Kantor Pusat Bea Cukai. Tanya sekuriti, lalu masuk ruang kerja Orlando. Hanya bertiga: Tuti, John, dan Orlando.
Ironi di Balik Kata "Konsultasi"
Yang disebut "konsultasi" itu kini didakwa jaksa sebagai pintu masuk suap Rp63,1 miliar.
Jaksa mendakwa John Field, Dedy Kurniawan, dan Andri memberi uang tunai Rp61,3 miliar + fasilitas mewah Rp1,8 miliar ke 3 pejabat Bea Cukai: Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan Sianipar.
Modusnya: 8 kali pertemuan di kantor dan restoran Jakarta Utara. Tujuannya: melancarkan pengeluaran barang impor Blueray Cargo.
"Pak John intinya mengajak saya untuk ketemu Pak Ocoy," kata Tuti membuka kesaksian.
Kini majelis tinggal menilai: benarkah itu "konsultasi" kepabeanan, atau "deal" awal yang harganya Rp63,1 miliar?