Kecelakaan Tunggal di Bantaeng: Mobil Terjun ke Jurang, 12 Orang Dilarikan ke RSUD

Bantaeng,DNID.co.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Dusun Barombong, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan sebuah mobil pick up Suzuki APV warna hitam bernomor polisi DD 8889 FQ yang mengangkut 12 orang, termasuk pengemudi. Kendaraan tersebut terjatuh ke jurang saat melintasi jalan menurun, diduga akibat mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Berdasarkan laporan Satlantas Polres Bantaeng, kendaraan dikemudikan Muh. Waliyyu Fadhlan F (21), seorang mahasiswa asal Kota Makassar. Mobil bergerak dari arah utara menuju selatan.

Saat tiba di lokasi kejadian yang memiliki kondisi jalan menurun, pengemudi diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan akibat rem mengalami gangguan, sehingga kendaraan kemudian keluar dari jalur dan terjatuh ke jurang.

Dalam insiden tersebut, pengemudi dan 11 penumpang mengalami luka-luka dengan kondisi berbeda. Sebagian korban mengeluhkan nyeri pada bagian tubuh, memar, hingga luka lecet.

Pengemudi mengalami nyeri pada paha dan lutut kanan. Sementara sejumlah penumpang mengalami keluhan berupa sakit pada kaki, pinggang, tangan, bahu, tulang belakang, serta wajah.

Seluruh korban dilarikan ke RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu untuk mendapatkan penanganan medis. Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.

Kasat Lantas Polres Bantaeng, IPTU Muhammad Irdham Syah, S.H., M.M., membenarkan peristiwa tersebut berdasarkan dari hasil olah TKP Piket Sat Lantas dan Unit Gakkum.

Petugas kepolisian kini masih melakukan penanganan dan pemeriksaan terkait kecelakaan tersebut untuk memastikan penyebab pasti kendaraan kehilangan kendali hingga terjatuh ke jurang.

​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 15 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Polres Bantaeng

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 19:23 WITA

Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA