Soal Proyek Kampung Nelayan, Kejari Bantaeng Akan Turun Lapangan dan Pastikan Material Legal

Bantaeng, DNID.co.id, – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, menyatakan akan melakukan pengawasan langsung ke lapangan terkait pelaksanaan Proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Butta Toa ini.

Langkah itu diambil setelah adanya permohonan pengamanan karena proyek merupakan salah satu program dari pemerintah pusat.

“Baru-baru pemaparan kemarin di Kejaksaan terkait permohonan pengamanan karena proyek dari pusat,” ujar Kasi Intel Kejari Bantaeng, Akhmad Dwi Putra kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis (28/8/2026).

Akhmad Dwi Putra memastikan, tim dari Kejari akan turun setelah rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan selesai.

“Rencana selesai rangkaian hari lahir kejaksaan insyaallah kami turun kelapangan,” lanjutnya.

Pernyataan Kejari ini merespons kekhawatiran publik terkait potensi penggunaan material tidak legal pada proyek strategis nasional tersebut.

Sebelumnya, Ketua Pemuda LIRA Bantaeng, Andi Yusdanar Hakim, juga mendesak APH untuk lebih proaktif mengawasi proyek KNMP. Ia menyoroti keterkaitan antara maraknya banjir dengan aktivitas penambangan liar.

“Kita jadikan momentum awal kita berbenah baik dalam sektor lingkungan hidup agar cukuplah Bantaeng ini selalu banjir, hujan dikit banjir,” kata Yusdanar.

Menurutnya, banjir yang kerap terjadi dipicu oleh 3 hal. “Itu karena tata ruang yang tidak baik, eksploitasi tanah, eksploitasi air yang dilakukan penambang liar,” jelasnya.

Terkait proyek KNMP, Yusdanar meminta agar rantai pasok material diputus dari hulu. “Dengan cara membatasi akses jual dia pelaku tambang ilegal,” katanya.

Ia juga menyoroti peran kontraktor. “Di mana pihak pelaku usaha seperti kontraktor tidak akan menerima suplai dari mereka dan harus diberi tindakan nyata oleh penegak hukum karena ketika pasar tidak ada maka mereka juga akan terputus aksesnya,” tegasnya.

Meski mengkritisi, Yusdanar menegaskan pihaknya mendukung penuh program KNMP. “Kita mendukung program ini sebagai bagian dari proyek strategis nasional, saya rasa memang inilah momentumnya,” tandasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 29 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Kejari Bantaeng

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Berita Terbaru