Baru Setahun Dibangun, Jembatan di Argopeni Tanggamus Ambrol Diterjang Banjir

DNID MEDIALAMPUNG Tanggamus— Jembatan yang berada di Dusun Argorejo, Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan ambrol setelah diterjang banjir pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

 

Jembatan tersebut diketahui dibangun pada tahun 2025. Kerusakan yang terjadi menimbulkan perhatian masyarakat, terutama terkait kondisi konstruksi jembatan yang dinilai masih relatif baru.

 

Pasca-kejadian, muncul sorotan mengenai daya tahan serta struktur bangunan jembatan tersebut. Sejumlah pihak meminta agar kondisi jembatan diperiksa secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab ambrolnya bangunan, termasuk apakah faktor debit dan arus banjir menjadi penyebab utama atau terdapat faktor lain yang berkaitan dengan konstruksi.

 

LSM Trinusa DPC Tanggamus turut menyoroti kejadian tersebut. Lembaga tersebut meminta Inspektorat Kabupaten Tanggamus turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan audit terhadap pembangunan jembatan yang dikerjakan pada 2025 itu.

 

Menurut LSM Trinusa DPC Tanggamus, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara pelaksanaan pembangunan di lapangan dengan rencana anggaran biaya (RAB), spesifikasi teknis, serta ketentuan pekerjaan konstruksi yang berlaku.

 

“Kami meminta Inspektorat turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan audit terhadap pembangunan jembatan tersebut. Hal ini penting untuk mengetahui apakah pelaksanaan pekerjaan sudah sesuai dengan RAB dan spesifikasi teknis yang ditetapkan,” ujar perwakilan LSM Trinusa DPC Tanggamus.

 

Namun, dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pembangunan jembatan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis dan audit oleh pihak yang berwenang. Hingga saat ini, penyebab pasti ambrolnya jembatan belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan kondisi kerusakan di lapangan.

 

Selain aspek konstruksi, intensitas banjir dan derasnya arus air juga menjadi faktor yang perlu diperiksa. Pemeriksaan teknis nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi fondasi, struktur bawah jembatan, kekuatan material, sistem pengamanan terhadap gerusan air, serta kesesuaian pembangunan dengan desain dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

 

 

Ambrolnya jembatan tersebut juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat di Dusun Argorejo. Salah seorang warga mengatakan kerusakan jembatan menghambat mobilitas masyarakat, khususnya warga yang menjalankan aktivitas pertanian.

 

Menurut warga, akses jembatan memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan sehari-hari, termasuk mobilitas menuju lahan pertanian dan pengangkutan hasil pertanian.

 

“Kondisi ini tentu menghambat aktivitas warga, terutama masyarakat yang bekerja di sektor pertanian. Kami berharap akses tersebut segera mendapatkan penanganan,” kata warga tersebut.

 

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan penanganan terhadap jembatan yang rusak sekaligus memastikan keamanan akses bagi warga.

 

Di sisi lain, pemeriksaan terhadap jembatan juga dinilai penting agar penyebab kerusakan dapat diketahui secara objektif. Jika ditemukan adanya persoalan dalam pelaksanaan pembangunan, hasil audit dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku. (RA)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 24 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: RA

Editor: RA

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat
Dampak Video Viral Dugaan Penolakaan Pasien, Petugas Keamanan RSUD La Palaloi Dikeluarkan
Peserta dari Berbagai Provinsi Mulai Serbu Batam, Rakernas III PJS Diikuti 250 Wartawan
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:53 WITA

Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:08 WITA

Dampak Video Viral Dugaan Penolakaan Pasien, Petugas Keamanan RSUD La Palaloi Dikeluarkan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:44 WITA

Peserta dari Berbagai Provinsi Mulai Serbu Batam, Rakernas III PJS Diikuti 250 Wartawan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Berita Terbaru

Peristiwa

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 Nov 2026 - 11:16 WITA