Sorot Pemadaman Bergilir di Makassar, Aktivis AMPR Sulsel Siapkan Somasi untuk PLN
Makassar, DNID.co.id – Pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kota Makassar menuai keluhan masyarakat. Gangguan pasokan listrik yang berlangsung cukup lama dinilai menghambat aktivitas sehari-hari warga, bahkan berpotensi berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
Menyikapi kondisi tersebut, aktivis Aliansi Mahasiswa Pemerhati Rakyat (AMPR) Sulawesi Selatan menyatakan akan melayangkan surat somasi sekaligus pemberitahuan aksi kepada pihak PLN Sulselbar.
Ketua AMPR Sulsel, R. Hidayat, mengaku prihatin atas kondisi masyarakat yang harus menghadapi pemadaman listrik berulang dengan durasi yang cukup panjang.
Menurutnya, pemadaman listrik tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berdampak pada berbagai sektor aktivitas masyarakat, mulai dari usaha kecil, perdagangan, hingga kebutuhan rumah tangga.
“Kami prihatin melihat kondisi masyarakat. Pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama dan berulang kali membuat warga resah. Aktivitas sehari-hari terganggu, bahkan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat,” ujar R. Hidayat.
Ia menegaskan, pihaknya meminta PT PLN (Persero), khususnya jajaran PLN Sulselbar dan seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) di Kota Makassar, agar segera mencari solusi konkret atas persoalan tersebut.
AMPR juga mendesak PLN memberikan penjelasan secara transparan kepada publik terkait penyebab pemadaman bergilir, wilayah terdampak, serta langkah-langkah penanganan yang sedang dilakukan.
“Jangan sampai masyarakat terus menjadi pihak yang dirugikan tanpa mendapatkan penjelasan yang jelas. PLN harus terbuka kepada publik dan memastikan adanya solusi agar pemadaman tidak terus berulang,” tegasnya.
R. Hidayat menambahkan, rencana pelayangan somasi dan pemberitahuan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi serta dorongan agar PLN lebih responsif terhadap keluhan masyarakat.
AMPR Sulsel berharap pihak PLN segera memberikan klarifikasi dan mengambil langkah nyata demi memulihkan kenyamanan serta aktivitas masyarakat Kota Makassar.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Sorot Pemadaman Bergilir di Makassar, Aktivis AMPR Sulsel Siapkan Somasi untuk PLN
JUMAT, 30 OKTOBER 2026
Makassar, DNID.co.id – Pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kota Makassar menuai keluhan masyarakat. Gangguan pasokan listrik yang berlangsung cukup lama dinilai menghambat aktivitas sehari-hari warga, bahkan berpotensi berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
Menyikapi kondisi tersebut, aktivis Aliansi Mahasiswa Pemerhati Rakyat (AMPR) Sulawesi Selatan menyatakan akan melayangkan surat somasi sekaligus pemberitahuan aksi kepada pihak PLN Sulselbar.
Ketua AMPR Sulsel, R. Hidayat, mengaku prihatin atas kondisi masyarakat yang harus menghadapi pemadaman listrik berulang dengan durasi yang cukup panjang.
Menurutnya, pemadaman listrik tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berdampak pada berbagai sektor aktivitas masyarakat, mulai dari usaha kecil, perdagangan, hingga kebutuhan rumah tangga.
"Kami prihatin melihat kondisi masyarakat. Pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama dan berulang kali membuat warga resah. Aktivitas sehari-hari terganggu, bahkan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat," ujar R. Hidayat.
Ia menegaskan, pihaknya meminta PT PLN (Persero), khususnya jajaran PLN Sulselbar dan seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) di Kota Makassar, agar segera mencari solusi konkret atas persoalan tersebut.
AMPR juga mendesak PLN memberikan penjelasan secara transparan kepada publik terkait penyebab pemadaman bergilir, wilayah terdampak, serta langkah-langkah penanganan yang sedang dilakukan.
"Jangan sampai masyarakat terus menjadi pihak yang dirugikan tanpa mendapatkan penjelasan yang jelas. PLN harus terbuka kepada publik dan memastikan adanya solusi agar pemadaman tidak terus berulang," tegasnya.
R. Hidayat menambahkan, rencana pelayangan somasi dan pemberitahuan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi serta dorongan agar PLN lebih responsif terhadap keluhan masyarakat.
AMPR Sulsel berharap pihak PLN segera memberikan klarifikasi dan mengambil langkah nyata demi memulihkan kenyamanan serta aktivitas masyarakat Kota Makassar.