Di Balik Pelepasan 387 Jemaah Haji Bone, Ada Pesan Khusus Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin yang Tak Banyak Orang Tahu
Bone, DNID.co.id — Sebanyak 387 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Bone yang tergabung dalam Kloter 1 UPG-3 Embarkasi Makassar resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, di Masjid Agung Al-Markaz Al-Ma’arif, Rabu (22/4/2026) dini hari.
Selanjutnya, Pelepasan berlangsung khidmat, namun juga diwarnai suasana haru. Ratusan jemaah tampak memadati lokasi dengan seragam kuning-biru. Sejumlah jemaah lanjut usia terlihat menggunakan kursi roda dan alat bantu jalan, didampingi petugas serta keluarga.
Dalam prosesi tersebut, Andi Akmal tidak hanya melepas secara seremonial, tetapi turun langsung menyapa jemaah satu per satu. Wakil Bupati Andi Akmal bahkan terlihat membantu mendorong kursi roda jemaah lansia.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bone, saya mengucapkan selamat kepada 387 jamaah calon haji. Ini adalah kehormatan yang luar biasa,” ujar Andi Akmal.
Ia menegaskan, ibadah haji merupakan panggilan khusus yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan biaya yang tidak sedikit.
“Semua yang berangkat haji adalah orang-orang pilihan. Jaga kesehatan, kekompakan, dan ikuti arahan petugas selama di Tanah Suci,” tegasnya.
Lebih jauh, Andi Akmal juga menitipkan pesan khusus kepada para jemaah untuk mendoakan Kabupaten Bone.
“Saya titipkan doa untuk Kabupaten Bone agar selalu dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari bencana, dan mampu menghadapi berbagai persoalan dengan bijak,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bone, Muh. Rafi As’ad, memastikan seluruh proses pemberangkatan telah disiapkan secara matang.
“Kami menyiapkan 16 unit bus dan dua truk untuk mengangkut barang jemaah. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan untuk menghindari kemacetan,” ujarnya.
Muh. Rafi menambahkan, total jemaah haji asal Bone tahun 2026 mencapai sekitar 2.021 hingga 2.023 orang yang terbagi dalam delapan kelompok terbang (kloter) melalui embarkasi Makassar.
“Semua ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para jemaah sebagai tamu Allah,” katanya.
Berdasarkan jadwal, kloter UPG-3 masuk Asrama Haji pada 21 April malam dan diberangkatkan ke Makassar pada 22 April dini hari, sebelum terbang ke Madinah pada 23 April.
Pemberangkatan jemaah Bone tahun ini dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama meliputi kloter UPG-3, UPG-6, UPG-9, dan UPG-17 dengan tujuan Madinah.
Sementara gelombang kedua, yakni kloter UPG-22 hingga UPG-42, diberangkatkan melalui Jeddah.
Kemudian pemberangkatan berikutnya dijadwalkan pada 23 April (UPG-6) dan 26 April (UPG-9), serta kloter UPG-17 pada 2 Mei pagi.
Kegiatan pelepasan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum penguatan mental dan doa bersama.
Interaksi antara pemerintah daerah dan jemaah berlangsung hangat sebagian jemaah tampak tersenyum, menangkupkan tangan, hingga menitikkan air mata menjelang keberangkatan.
Dengan pengawalan ketat dan fasilitas pendukung yang disiapkan, pemerintah daerah berharap seluruh proses ibadah berjalan lancar dan seluruh jemaah kembali ke Bone dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur.
























