Kepanikan di Stasiun Pasca-Kecelakaan Kereta Api, Proses Evakuasi Penumpang Berlangsung Dramatis

Bekasi,DNID.co.id – Suasana mencekam menyelimuti peron stasiun sesaat setelah terjadinya kecelakaan yang melibatkan rangkaian kereta api PT KAI. Rekaman video amatir menunjukkan kondisi peron yang dipenuhi puing-puing dan kepanikan luar biasa dari para penumpang serta warga di lokasi kejadian.senin (27/04/2026)

​Dalam video tersebut, terlihat badan kereta mengalami kerusakan signifikan di beberapa bagian. Pintu dan dinding gerbong tampak hancur, sementara kaca jendela pecah berserakan di sepanjang peron. Beberapa orang saksi mata terdengar berteriak meminta tolong dan menyerukan bantuan evakuasi segera.

​”Tolong evakuasi! Tolong, banyak korban!” teriak salah satu orang dalam rekaman tersebut, menggambarkan situasi kritis yang terjadi di lokasi.

​Sejumlah penumpang terlihat dibantu keluar dari gerbong melalui jendela dan pintu yang rusak oleh warga sekitar dan petugas keamanan stasiun (PAM KCI). Tampak pula beberapa orang tergeletak di lantai peron yang diduga merupakan korban dari insiden keras tersebut, sementara yang lainnya berusaha menjauh dari area rangkaian kereta untuk mencari tempat aman.

​Petugas gabungan segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area dan memberikan pertolongan pertama kepada para korban. Ambulans dan tim medis dilaporkan telah tiba di stasiun untuk mengevakuasi korban luka ke rumah sakit terdekat.

​Hingga saat ini, pihak terkait masih terus melakukan pendataan mengenai jumlah pasti korban dan penyebab teknis yang memicu kecelakaan ini. Area peron untuk sementara disterilkan guna memudahkan proses evakuasi lanjutan dan penyelidikan oleh tim investigasi kecelakaan kereta api.

​Informasi lebih lanjut akan disampaikan seiring dengan perkembangan penanganan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di stasiun.

 

(Nuy)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 28 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka
Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Nelayan Bangka Barat Hilang, Tim SAR Bergerak
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Kebakaran di Bonto Lojong, Bupati Bantaeng Intens Hadir Langsung di Lokasi
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:58 WITA

Nelayan Bangka Barat Hilang, Tim SAR Bergerak

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Kebakaran di Bonto Lojong, Bupati Bantaeng Intens Hadir Langsung di Lokasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Berita Terbaru