Kemenkes: Program CKG Telah Menyasar 19 Juta Orang selama Januari-April 2026

Jakarta,DNID.co.id –  Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menyebutkan program cek kesehatan gratis (CKG) telah menyasar sekitar 19 juta orang selama periode Januari hingga April 2026.

“Sekitar 1,16 juta di antaranya tercatat status tatalaksana pengobatan dan pengendalian penyakit,” ujar Wamenkes, Selasa (12/5/2026).

Ia mengatakan program kesehatan yang dimulai sejak Februari 2025 itu secara umum menargetkan 70 juta orang diperiksa pada tahun pertama dan hal itu tercapai dengan rincian 46 juta orang CGK tahunan dan 24 juta orang CGK sekolah.

“Sementara tahun ini diharapkan bisa menjangkau 150 orang. Namun sebaiknya tentu diharapkan pada akhirnya seluruh rakyat Indonesia bisa CKG jika fasilitas kita sudah lengkap,” terang Wamenkes.

Sebab, ujar dia, CKG pada dasarnya amat penting dalam melakukan deteksi dini terhadap hipertensi, tuberkulosis, diabetes melitus, serta status gizi. Selama ini masyarakat Indonesia tidak terbiasa untuk melakukan cek kesehatan berkala, melainkan hanya saat hendak berangkat haji, umrah maupun kepentingan pekerjaan.

Padahal, penyakit-penyakit katastropik termasuk komplikasi diabetes dan hipertensi sebenarnya termasuk dalam golongan penyakit yang dapat dicegah, baik itu dengan deteksi dini kesehatan maupun pola hidup teratur dan sehat.

“Uang BPJS untuk penyakit katastropik itu habisnya sangat besar, padahal penyakitnya dapat dicegah,” ujar Wamenkes.

Ia mencontohkan anggaran untuk cuci darah pada 2020 sebanyak Rp2,3 triliun dan untuk tahun ini menghabiskan hingga Rp13,4 triliun. Begitu pula dengan serangan jantung mencapai Rp17 triliun lebih.

“Saat ini yang cuci darah ada 156 ribu orang dan itu bisa ditanggung BPJS karena negara sanggup. Namun bagaimana jika jumlahnya semakin banyak hingga 300 ribu orang. Padahal cuci darah bisa dicegah dengan hipertensi dan diabetes yang terkontrol,” jelas Wamenkes.

Ke depan, ia berharap rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang semakin banyak dan tengah dibangun dapat dikunjungi oleh orang-orang bukan untuk berobat saat sakit saja, melainkan untuk melakukan deteksi dini atau pencegahan penyakit. Apalagi, dengan ketersediaan alat-alat kesehatan yang semakin canggih dalam mendeteksi dini berbagai penyakit.

“Untuk sejauh ini, CGK telah terlaksana di puskesmas, sekolah, kementerian atau lembaga serta sejumlah komunitas,” tuturnya.​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 13 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Hasriady

Sumber Berita: Rilis

Penanggung Jawab: Andi A. P

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit
Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor
Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal
Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien
LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar
Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:15 WITA

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28 WITA

Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:24 WITA

Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:47 WITA

LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:02 WITA

Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah

Berita Terbaru