Diduga Tertembak Saat Tawuran, Kapolrestabes Makasssar Tegaskan Akan Usut Tuntas dan Transparan

Makassar, DNID.co.id   – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH,SIK,M.Si, menggelar Doorstop di Biddokes Polda Sulsel ungkap kasus penembakan yang diduga dilakukan personil Polri, Minggu (27/09/2026).

Hadir dalam giat tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol.dr.Muhammad Haris,.M.A.R.S,.QHIA, Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Dodik Susanto, SIK, serta Kakak korban dan RT setempat.
Sebelum Kapolrestabes Makassar memberikan keterangan pertama – tama mengucapkan turut berduka cita atas kepergian saudara kita Rafli karena adanya insiden tadi pagi Minggu (27/09/2026) sekitar pukul 02.50 Wita.
Beberapa minggu terakhir memang ada pertikaian antar kelompok dan ini antara kelompok kandea dan bunga ejaya dengan adanya informasi dari masyarakat sehingga ada kehadiran Polisi disana untuk mengantisispasi perang kelompok.
Namun demikian terjadi insiden dimana salah satu saudara kita dibawa ke rumah sakit angkatan laut dan meninggal dunia, proses autopsi juga sementara dilaksanakan dan hasilnya akan disampaikan oleh dokter.
Selanjutnya rekan rekan sekalian penyelidikan akan terus dilakukan.
”kami menegaskan tidak ada perbedaan penanganan hukum terhadap pelaku yang melakukan tindak pidana kepada siapapun baik itu anggota Polri maupun masyarakat sipil kita akan tindak secara tegas”, tegas Kapolrestabes Makassar.
Lebih lanjut, kata Kapolrestabes pihaknya sedang melakukan pemeriksaan yang diduga anggota Polri, dan akan sampaikan secara Transparan kepada keluarga  maupun kepada rekan rekan media.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H.,juga menjelaskan  terkait kejadian yang terjadi dini hari tadi pertama adanya pertikaian antar warga kemudian dilakukan pengamanan oleh personil Polri dan terakhirnya ada korban oleh saudara kita yaitu  Rafli warga jalan kandea Makassar.
Atas nama Polda Sulawesi Selatan mengucapkan turut berduka yang mendalam atas berpulangnya saudara kita yakni Rafli.
Rekan rekan sekalian peristiwa tadi pagi atau dini hari itu dimulai dengan adanya informasi yang diperoleh oleh Polsek Tallo sekitar pukul 02.50 wita bahwa sedang terjadi pertikaian antar warga kemudian 5 personil Polsek Tallo yang dipimpin  oleh Ipda A Syarir mendatangi TKP.
Pada saat mendatangi tkp dari ke lima (5) personil ini di serang dengan menggunakan batu dan juga menggunakan busur kemudian dari salah satu personil yang ada di TKP memberikan tembakan peringatan kemudian massa membubarkan diri.
Pada pukul 04.50 wita diperoleh informasi bahwa ada seseorang menjadi korban disitu diketahui bahwa korban atas nama Rafli yang sudah dibawah oleh salah satu warga ke rumah sakit angkatan laut.
Dari peristiwa itu Kapolsek Tallo AKP Aspada bersama personil mendatangi rumah sakit angkatan laut dan memindahkan korban dengan menggunakan mobil ambulance ke rumah sakit bhayangkara Makassar.
Pukul 06.00 wita korban sudah berada di rumah sakit dan langsung dilakukan pemeriksaan Visum et Repertum oleh Biddokkes Polda Sulsel dan atas persetujuan dari keluarga korban dilakukan autopsi dari autopsi inilah nanti kita akan ketahui apa penyebab kematian dari korban rafli.
Tindak lanjut yang dilakukan kepolisian, dari personil yang melaksanakan tugas tadi pagi sudah dilakukan pemeriksaan oleh propam dan juga Irwas Polda Sulsel untuk menentukan siapa yang berbuat dan alat apa yang digunakan apakah sesuia SOP atau belum nanti dari hasil pemeriksaan dari propam maupun irwasda.​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 28 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Polrestabes Makassar

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Gagal Bawa Kabur Kabel Tol, Dua Pria di Makassar Diringkus Polsek Tallo
Teknisi Asal Makassar Ditangkap Polisi Jeneponto Usai Bawa Kabur Perangkat Tower Senilai Puluhan Juta
Polres Jeneponto Periksa Kadis Disdikbud Bantaeng dan Istrinya, Buntut DPO Penyiraman Air Cabe Ditangkap di Rumahnya
Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka
Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo
Resmob Polres Sinjai Ringkus Pelaku Pencurian Emas Rp80 Juta
Korban Desak Kapolda Sulsel Tahan Kades di Bulukumba, Sudah Tersangka 3 Tahun lalu
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:30 WITA

Gagal Bawa Kabur Kabel Tol, Dua Pria di Makassar Diringkus Polsek Tallo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Teknisi Asal Makassar Ditangkap Polisi Jeneponto Usai Bawa Kabur Perangkat Tower Senilai Puluhan Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:09 WITA

Polres Jeneponto Periksa Kadis Disdikbud Bantaeng dan Istrinya, Buntut DPO Penyiraman Air Cabe Ditangkap di Rumahnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Resmob Polres Sinjai Ringkus Pelaku Pencurian Emas Rp80 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Korban Desak Kapolda Sulsel Tahan Kades di Bulukumba, Sudah Tersangka 3 Tahun lalu

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:09 WITA

Sosial Politik

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:11 WITA