Gelar Rembuk Stunting, Kades Dandang Bilang Tujuannya Ini

BeritaQ, Sulawesi Selatan – Dalam rangka untuk memerangi stunting atau kasus gizi buruk (gagal pertumbuhan) serta untuk memberikan pemahaman tentang Stunting, Pemerintah Desa Dandang, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara menggelar kegiatan Rembuk Stunting Desa yang bertempat di Aula Kantor Desa Dandang, Jumat (29/7/2022).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa(Kades) Dandang Haeruddin Jumain, PKM Sabbang Selatan Salmiati, SKM, PP P3MD Apri Tante, Babinsa Dandang Sertu
Ahmad Suhadi, Ketua dan anggota BPD, TP PKK Desa Dandang, Kader Posyandu, Kader PAUD, Bidan Desa, Perangkat Desa serta para Tokoh Masyarakat dan Pemuda.

[irp]Penyuluhan Rembuk Stunting desa memberikan pemahaman cara mengatasi kekurangan gizi balita kepada masyarakat, khususnya kepada para ibu hamil dan ibu yang memiliki anak usia balita, dengan harapan nantinya anak yang lahir dalam kondisi sehat serta pertumbuhannya tidak terhambat atau gagal.

Kegiatan penyuluhan rembuk stunting desa ini, bekerjasama dengan Pendamping Desa Kecamatan Sabbang Selatan dan PMD dengan memberikan penyuluhan tentang bahaya Stunting yakni, kekurangan gizi balita atau gagal pertumbuhannya.

Kepala Desa (Kades) Dandang, Haeruddin yang akrab disapa Heru mengatakan, pentingnya menjaga pola makan dan asuh dalam rangka mencegah anak terlahir stunting atau kekurangan gizi (terhambat pertumbuhannya).

[irp]“Untuk ibu-ibu hamil hendaknya selalu rutin memeriksakan kandungannya ke Puskesmas atau Bidan Desa, sehingga kehamilannya dapat terpantau dan juga kepada bidan desa hendaknya lebih proaktif untuk memberikan pengertian terkait dengan pemeriksaan kesehatan dan kehamilan serta juga terkait kebutuhan gizi selama kehamilan dan kepada para balita,” urai Kades Dandang

“Untuk menekan angka Stunting khususnya di Desa Dandang dalam menciptakan Sumber Daya Manusia(SDM) yang berkualitas dan berintegritas,” jelasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 30 Juli 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit
Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor
Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal
Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien
LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar
Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:15 WITA

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28 WITA

Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:24 WITA

Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:47 WITA

LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:02 WITA

Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah

Berita Terbaru