Ancaman Rokok Ilegal untuk Kesejahteraan Bersama

Oleh : Rere Ali Amin Wakil Sekretaris 1 DPD PJS Kepulauan Bangka Belitung 

 

Pangkalpinang,Selasa 28/01/2025 – Rokok ilegal kini semakin marak di pasaran Indonesia, sebuah fenomena yang kian meresahkan. Tidak hanya merugikan industri rokok nasional, tetapi juga berpotensi menambah beban negara. Setiap batang rokok ilegal yang beredar di pasar adalah celah besar yang mengalirkan potensi pendapatan negara yang hilang begitu saja.

Dengan omset yang tak tercatat dan tanpa pajak atau cukai yang disetorkan, kerugian yang ditanggung negara akibat peredaran rokok ilegal bisa mencapai triliunan rupiah per tahunnya. Angka yang tidak bisa dianggap sepele, mengingat negara harus membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dengan dana yang terbatas.

Pemerintah seharusnya menyadari bahwa keberadaan rokok ilegal ini tidak hanya merugikan sisi ekonomi, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat. Rokok ilegal sering kali tidak memenuhi standar kualitas dan keamanan yang telah ditetapkan, dan bahkan lebih parah lagi, dapat mengandung bahan-bahan berbahaya yang dapat memperburuk kondisi kesehatan penggunanya.

@foto contoh Rokok tanpa cukai

Risiko kesehatan yang muncul dari konsumsi produk-produk ini, seperti penyakit jantung, gangguan pernapasan, hingga kanker, menjadi ancaman yang nyata. Di sini, kita tidak hanya berbicara tentang uang, tetapi juga tentang masa depan kesehatan rakyat Indonesia.

 

Oleh karena itu, sudah saatnya pemerintah tidak hanya berdiam diri. Tindakan tegas dan nyata diperlukan untuk menanggulangi peredaran rokok ilegal ini. Pengawasan yang lebih ketat di seluruh rantai distribusi, dari produsen hingga konsumen, harus menjadi prioritas.

 

Penerapan sanksi yang jelas bagi pelaku yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal menjadi kunci untuk menciptakan efek jera yang efektif. Tanpa penindakan yang jelas dan konsisten, masalah ini akan terus berkembang.

 

Selain penegakan hukum yang tegas, peningkatan kesadaran masyarakat juga sangat penting. Banyak konsumen yang tidak menyadari bahwa dengan membeli rokok ilegal, mereka turut berkontribusi pada kerugian negara dan membahayakan kesehatan mereka sendiri.

 

Oleh karena itu, kampanye informasi yang lebih masif tentang dampak buruk dari membeli rokok ilegal serta mengedukasi masyarakat untuk memilih produk rokok yang legal dan memenuhi standar sangatlah penting.

 

Pemerintah, industri rokok yang sah, serta masyarakat harus bekerja sama untuk menciptakan pasar rokok yang sehat dan legal. Langkah-langkah yang komprehensif dalam pemberantasan rokok ilegal akan mendatangkan manfaat ganda: mengurangi kerugian ekonomi negara sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.

 

Saatnya kita bersatu untuk menghentikan peredaran rokok ilegal, demi masa depan yang lebih sehat dan sejahtera. Kita harus mengambil langkah-langkah yang tegas dan nyata untuk mengatasi masalah ini, dan tidak boleh lagi membiarkan rokok ilegal merugikan negara dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 28 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Rere Ali Amin

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Optimisme Akademisi: Negara Jaga Kecerdasan Anak Bangsa Melalui Makan Bergizi
Menambang Emas Mendulang Bencana: SOS Sungai Suso Luwu
Puluhan Anggota DPRD Jeneponto Diduga Menginap Fiktif, Lebih Bayar Perjalanan Dinas Rp221 Juta
RUU Perampasan Aset dan Janji 15 Desember: Saat DPR Mempertaruhkan Marwahnya
Tin Slag Akan “Kabur” Saat 17 Agustus? Semoga Bukan Sekadar Ngerameng
Satgas Tricakti vs Polisi di Belitung: Ketika Negara Beradu Otoritas di Atas 52,5 Ton Pasir Timah
Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi
Hukum Progresif: Ketika Terlalu Sibuk Mengutip Pasal, Tujuan Hukum Justru Terlupakan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:00 WITA

Optimisme Akademisi: Negara Jaga Kecerdasan Anak Bangsa Melalui Makan Bergizi

Sabtu, 19 September 2026 - 05:26 WITA

Menambang Emas Mendulang Bencana: SOS Sungai Suso Luwu

Minggu, 13 September 2026 - 10:46 WITA

Puluhan Anggota DPRD Jeneponto Diduga Menginap Fiktif, Lebih Bayar Perjalanan Dinas Rp221 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WITA

RUU Perampasan Aset dan Janji 15 Desember: Saat DPR Mempertaruhkan Marwahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:10 WITA

Tin Slag Akan “Kabur” Saat 17 Agustus? Semoga Bukan Sekadar Ngerameng

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:38 WITA

Satgas Tricakti vs Polisi di Belitung: Ketika Negara Beradu Otoritas di Atas 52,5 Ton Pasir Timah

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:03 WITA

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

Senin, 15 Juni 2026 - 09:35 WITA

Hukum Progresif: Ketika Terlalu Sibuk Mengutip Pasal, Tujuan Hukum Justru Terlupakan

Berita Terbaru