Claro Abaikan Tuntutan Mahasiswa, Rudi Harap Penutupan Sementara

Makassar, DND.co.id- Tragedi kolam renang Hotel Claro membawa duka yang mendalam kepada keluarga hal ini menjadi pemicu ada aksi yang turun langsung dari kalangan mahasiswa Srikandi Sulsel dan Komite Pejuang Demokrasi Indonesia KPDI Sulsel, hal ini disampaikan oleh koordinator aksi Srikandi Sulsel Rudi pada 6 Mey 2025 di depan Hotel Claro Makassar Jalan AP Pettarani No.3 Makassar.

 

Menurut Rudi selaku koordinator aksi dari Srikandi Sulsel mengatakan bahwa ini yang kedua kalinya kami mengadakan aksi dimana kemarin kita juga mengadakan aksi serupa bahwa tuntutan mahasiswa untuk segera menutup sementara Hotel Claro dan kami juga meminta kepada manajemen Hotel bentuk tanggung jawab kepada keluarga korban serta kami ingin bertemu langsung oleh pihak dalam hal ini General Manager Hotel Claro Makassar.

 

Lebih lanjut Rudi menambahkan apabila dalam waktu sekarang ini tidak ada respon dari pihak manajemen Hotel Claro maka kami dari Srikandi Sulsel bersama KPDI akan turun demo dan mengadakan aksi yang lebih besar, ungkapnya.

 

Hal senada juga disampaikan Farid yang selaku koordinator aksi dari Komite Pejuang Demokrasi Indonesia KPDI Sulsel bahwa meminta pihak manajemen Hotel Claro untuk bertanggung jawab atas insiden ini.

 

Dimana kejadian tujuh tahun silam tepatnya 2 Oktober 2017 kembali lagi terjadi pada 3 Mey 2025, ini menandakan bahwa tidak adanya bentuk perhatian dan pengawasan pihak manajemen Hotel Claro Makassar terhadap sarana dan prasarana dalam memperbaiki sistem keamanan yang ada dalam kolam Renang tersebut, ucapnya.

 

Kami berharap, agar tidak ada lagi korban yang ditimbulkan oleh sarana kolam Renang yang ada pada Hotel yang berbintang empat ini,beber Farid.

 

Sementara anggota DPRD Kota Makassar Hartono SE MSI angkat bicara terkait peristiwa yang terjadi di Hotel Claro Makassar mengatakan bahwa sudah barang tentu ini menjadi perhatian kita bersama, namun terkhusus kepada pihak Claro untuk bisa memberikan batasan antara kolam anak anak dan kolam dewasa agar semua bisa berjalan dengan aman, ungkapnya.

 

Anggota Dewan yang berasal dari Fraksi PKS dari dapil 4 ini menjelaskan bahwa dalam Kolam renang tersebut perlunya pengawasan baik itu keluarga dalam hal ini orang tua terlebih lagi pengawasan dari pihak Hotel itu sendiri, perlu dipertanyakan dimana semua petugas Kolam renang (Lifeguard) ketika peristiwa ini terjadi, ini artinya ada petugas namun tidak mengawasi para tamu yang sedang menikmati fasilitas Kolam Renang yang disediakan oleh pihak Hotel,terang Hartono.

 

Ini perlu investigasi dan agar bisa menerangkan lebih jelas apakah keluarga korban yang lalai atau pihak Hotel yang tidak mengawasi aktifitas yang ada dalam kolam renang tersebut.

 

Harapannya bagaimana seluruh fasilitas yang disediakan oleh pihak Hotel bisa memberikan rasa nyaman dan aman kepada tamu yang lagi menikmati fasilitas tersebut, agar tidak ada lagi terulang peristiwa peristiwa seperti ini

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

, singkatnya.

(aji)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 7 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Admin

Sumber Berita: Srikandi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Berita Terbaru