Polres Nganjuk Razia Kos-kosan dan Amankan Lima Pasangan Bukan Pasutri

Polsek Kertosono razia kos-kosan

Polsek Kertosono razia kos-kosan

DNID, Nganjuk – Polsek Kertosono Polres Nganjuk melakukan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran kos-kosan yang diduga menyediakan sewa per jam di wilayah Kecamatan Kertosono. Razia yang digelar di salah satu tempat kos di Desa Kepuh, berhasil mengamankan lima pasangan bukan suami istri, Selasa (26/08).

Patroli ini dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, khususnya dari praktik penyalahgunaan tempat kos-kosan yang disalahgunakan.

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan, razia ini merupakan langkah preventif untuk mencegah tindak pidana maupun perbuatan asusila.

“Kami akan terus melakukan patroli dan razia di tempat-tempat yang disinyalir menjadi lokasi rawan gangguan kamtibmas. Upaya ini untuk menjaga moralitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat di wilayah Nganjuk,” urai AKBP Henri, Rabu (27/08/25).

Dalam razia tersebut, petugas menemukan lima pasangan yang bukan pasangan resmi serta mengamankan pemilik kos dan resepsionis untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolsek Kertosono AKP Joni Suprapto menambahkan, kegiatan ini berawal dari laporan masyarakat terkait adanya praktik sewa kos per jam.

“Kami tindaklanjuti dengan patroli KRYD dan benar ditemukan pasangan yang bukan suami istri. Mereka kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandas AKP Joni.

Menurutnya, patroli semacam ini akan terus dilakukan secara rutin agar masyarakat merasa aman dan potensi kerawanan sosial dapat ditekan.

“Kami berharap masyarakat turut serta memberikan informasi kepada kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Sinergi ini penting demi menciptakan Kertosono yang aman dan kondusif,” tukas Kapolres Nganjuk.(BJ)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 27 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Sempat Viral Usai Dianiaya, Korban Resmi Laporkan Appang ke Polres Gowa, Kuasa Hukum Minta Keadilan
Polsek Panakukkang Ungkap Dua Kasus Pencurian, Pelaku Jampang Ditangkap
Operasi KRYD Polda Sulsel di Makassar, Empat Orang Diamankan Bersama Barang Bukti Sabu
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:18 WITA

Sempat Viral Usai Dianiaya, Korban Resmi Laporkan Appang ke Polres Gowa, Kuasa Hukum Minta Keadilan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WITA

Polsek Panakukkang Ungkap Dua Kasus Pencurian, Pelaku Jampang Ditangkap

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:52 WITA

Operasi KRYD Polda Sulsel di Makassar, Empat Orang Diamankan Bersama Barang Bukti Sabu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Terpancing Live TikTok, Pemuda Bawa Senapan Angin Hendak Ikut Tawuran di Makassar, Polisi Amankan 7 Orang

Berita Terbaru

Peristiwa

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 Nov 2026 - 11:16 WITA