Sempat Dikeluhkan Warga karena Bau Menyengat, Sampah di TPS 3R RBU Kini Mulai Teratasi

Jakarta,DNID.co.id – Pasca banjir yang melanda Jakarta Utara pada 12 Januari 2026 lalu menyisakan banyak nya sampah dan aroma tak sedap di wilayah sekitaran TPS 3R RBU.

Ardianto Kasie penangan sampah dan limbah B3 sudin lingkungan hidup, Jakarta Utara menyampaikan sampah paska banjir dan cuaca ekstrem pada Senin 12 Januari 2026 memang menyebabkan volume sampah yang sangat banyak.

” Paska banjir kemarin memang sampah nya luar biasa banyak sekali, di TPS 3R RBU sampai membludak, hadapi ini kami telah mengerahkan pasukan PPSU untuk mengatasi nya, tapi hanya saja tidak bisa di lakukan dalam waktu yang cepat, karena banjir yang melanda hampir di seluruh wilayah Jakarta Utara memang meninggalkan banyak nya sampah. ” Terang Ardi saat di konfirmasi melalui sambungan telepon. (17/1/26).

” Memang kita banyak mendapat keluhan warga, bukan cuma banyak nya sampah saja tapi aroma tak sedap pun selama menumpuk nya sampah pasti ada, hanya saja tadi setiap hari pun usai banjir petugas PPSU selalu standby di lokasi, juga PJLP dari sudin LH untuk mengatur sampah dan membersihkan air yang berasal dari tumpukan sampah di truck-truck yang membawa sampah. Tadi pagi kami telah sweper air sampah yang beraroma tak sedap dengan ditergen, alhamdulillah sekarang sudah bersih dan kering, sehingga bau nya tidak mengganggu warga dan pengguna jalan. “Ungkap nya.

Salah satu warga yang kita temui dekat lokasi TPS 3R RBU menambahkan, ” Ya abis banjir pasti banyak sampah, dari kemarin sampah nya banyak banget dan bau, tapi sekarang alhamdulillah sudah kering ni jalan nya dan aroma bau nya sudah berkurang. Petugas PPSU dan sudin LH ada di TPS secara bergantian atasi sampah. “Imbuh warga yang tak ingin di sebut namanya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 17 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Nur

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO
Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:36 WITA

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12 WITA

Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto

Berita Terbaru