BGN Jelaskan Menu Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita

Jakarta, DNID.co.id — Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan bahwa menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sasaran ibu hamil, ibu Menyusui, dan balita non-PAUD (3B) terdiri atas makanan siap santap dan paket sehat.

Sekretaris Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN Ermia Sofiyessi mengemukakan, frekuensi dan waktu pengiriman paket MBG sudah disiapkan dalam petunjuk teknis yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.

“Distribusi MBG siap santap setiap hari Senin dan Kamis. Pengiriman MBG siap santap dilakukan pada hari Senin, sambil kader pendamping membawa MBG paket sehat untuk Selasa dan Rabu, demikian juga pada hari Kamis,” jelasnya, Jumat (13/2/2026).

MBG siap santap untuk ibu hamil dan menyusui merupakan makanan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, serat, dan lemak yang sesuai dengan angka kecukupan gizi (AKG) yang telah ditentukan oleh ahli gizi, sedangkan paket MBG sehat terdiri atas minuman khusus ibu hamil atau menyusui yang dilengkapi dengan telur dan buah.

Sementara untuk anak balita non-PAUD usia 0-2 tahun, paket MBG siap santap juga berupa makanan lengkap sesuai dengan AKG, sedangkan paket MBG sehat terdiri atas makanan pendamping ASI (MPASI) dan buah dengan tekstur yang disesuaikan dengan kebutuhan bayi di bawah usia dua tahun (baduta).

Sekretaris Deputi, Ermia juga menegaskan, seluruh kepala SPPG harus aktif mendata ibu hamil, menyusui, dan balita berkoordinasi dengan puskesmas, posyandu, dan kelurahan.

“Setelah pendataan, SPPG bisa mulai menyiapkan MBG sesuai standar gizi seimbang dan pemorsian berdasarkan kelompok usia. Setiap hari, kelompok 3B menerima MBG dengan penjadwalan yang sudah disepakati dengan posyandu, atau bisa membuat kesepakatan lain bersama para kader, apakah kader perlu mengantar ke rumah atau diambil sendiri oleh ibu hamil atau ibu menyusui, bisa juga menyesuaikan dengan jadwal posyandu,” papar Sekretaris Deputi, Ermia.

Sedangkan untuk wilayah terpencil, BGN juga telah mendesain skema distribusi, yang di beberapa SPPG sudah dilakukan. Selain mendistribusikan MBG, peran kader dalam hal ini juga sangat penting untuk memberikan edukasi pada penerima manfaat 3B.

“Ada penerima manfaat yang datang langsung ke SPPG, atau melewati kader, atau ada di kegiatan tersebut dengan makan bersama. Di sinilah peran kader untuk memberikan edukasi gizi pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” jelasnya.

Sekretaris Deputi, Ermia mengemukakan, pada 2025 total ada 32 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, namun dengan animo masyarakat yang sangat tinggi, maka untuk 2026 BGN menambahkan target 33.670 SPPG, di mana 25.400 berada di daerah aglomerasi dan 8.270 di daerah terpencil.

“Tahun 2026 juga terdapat penambahan penerima manfaat, di mana tahun 2025 guru dan tenaga kependidikan belum mendapatkan MBG, maka mulai Januari 2026 guru dan tenaga kependidikan sudah menerima di sekolah,” tuturnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 14 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi

Editor: Hasriady

Sumber Berita: RDI - ATA

Penanggung Jawab: Andi AP

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto
RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar
IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade
Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan
Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros
RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:38 WITA

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12 WITA

Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto

Rabu, 30 September 2026 - 15:45 WITA

RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar

Selasa, 29 September 2026 - 11:14 WITA

IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade

Kamis, 24 September 2026 - 22:19 WITA

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan

Kamis, 24 September 2026 - 11:32 WITA

Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros

Rabu, 23 September 2026 - 20:22 WITA

RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional

Berita Terbaru

Sosial Politik

Resmi Dilantik, Chaidir Syam Menjadi Sekretaris DPW PAN Sulsel

Kamis, 8 Okt 2026 - 05:48 WITA

Serba-Serbi

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:09 WITA

Sosial Politik

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:11 WITA