Khasiat Sukralosa, Pemanis Buatan yang Aman untuk Diet dan Diabetes

Jakarta, DNID.co.id — Sukralosa merupakan gula pasir (sukrosa) yang dimodifikasi melalui proses khusus, sehingga rasanya menjadi jauh lebih manis tetapi tidak diserap oleh tubuh.

 

Pemanis buatan ini banyak digunakan dalam berbagai produk, seperti yoghurt rendah kalori, permen, serta produk khusus untuk penderita diabetes.

 

Sukralosa pertama kali dikembangkan pada tahun 1970-an dan sejak itu digunakan secara luas sebagai pemanis rendah kalori di berbagai negara. Meski kerap dianggap lebih sehat dari gula pasir, penggunaan sukralosa masih menimbulkan pertanyaan, terutama terkait aturan konsumsi serta perbedaannya dengan pemanis buatan lain.

 

Dilansir dari berbagai sumber, Minggu (22/2/26), berikut sederet Khasiat Sukralosa si pemanis buatan yang baik bagi tubuh, antara lain:

 

1. Tidak menambah kalori

 

Keunggulan sukralosa yang paling dikenal adalah pemanis buatan ini hampir tidak diserap oleh tubuh. Setelah dikonsumsi, pemanis ini melewati saluran pencernaan dan sebagian besar dikeluarkan melalui urine tanpa diolah menjadi energi maupun lemak. Oleh karena itu, sukralosa tidak menyumbangkan kalori di dalam tubuh.

 

Manfaat ini membuat sukralosa cocok digunakan oleh orang yang sedang menurunkan berat badan, menjalani diet rendah kalori, atau ingin menjaga berat badan tetap ideal, tanpa harus mengorbankan rasa manis pada makanan dan minuman.

 

2. Tidak menyebabkan lonjakan gula darah

 

Tak seperti gula pasir, sukralosa tidak menaikkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Saat masuk ke tubuh, sukralosa tidak dipecah menjadi glukosa sehingga tidak memicu lonjakan insulin.

 

Hal ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes, prediabetes, atau orang yang sedang menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Ini artinya, Anda bisa menikmati rasa manis tanpa perlu khawatir kadar gula darah melonjak drastis.

 

3. Tidak merusak gigi

 

Gula biasa dapat diolah oleh bakteri di mulut menjadi asam yang berisiko merusak email gigi dan memicu gigi berlubang. Berbeda dengan gula, sukralosa tidak dimanfaatkan oleh bakteri mulut sebagai sumber makanan, sehingga tidak menghasilkan asam yang dapat merusak gigi.

 

Karena hal itu, penggunaan sukralosa sebagai pengganti gula dapat membantu menurunkan risiko gigi berlubang maupun penyakit gusi akibat konsumsi pemanis.

 

4. Stabil terhadap panas

 

Beberapa pemanis buatan dapat kehilangan rasa manisnya saat dipanaskan atau digunakan dalam proses memasak.

 

Sementara itu, sukralosa tetap stabil pada suhu tinggi, sehingga dapat digunakan untuk memanggang kue, memasak makanan, maupun membuat minuman panas, seperti kopi dan teh, tanpa mengurangi rasa manisnya.

 

Keunggulan ini memudahkan Anda mengatur asupan gula dalam berbagai jenis makanan dan minuman, baik yang disajikan dingin maupun panas.

 

5. Bebas karbohidrat dan lemak

 

Sukralosa murni tidak mengandung karbohidrat maupun lemak, sehingga tidak berpengaruh pada asupan makronutrien harian. Ini sangat bermanfaat bagi Anda yang sedang menjalani diet rendah karbohidrat, pola makan keto, atau program penurunan berat badan tertentu.

 

Dengan menggunakan sukralosa, Anda tetap dapat menikmati berbagai makanan dan minuman manis tanpa mengganggu pola makan yang sudah direncanakan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 23 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi

Editor: Hasriady

Sumber Berita: RDI - ATN

Penanggung Jawab: Andi AP

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto
RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar
IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade
Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan
Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros
RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:38 WITA

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12 WITA

Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto

Rabu, 30 September 2026 - 15:45 WITA

RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar

Selasa, 29 September 2026 - 11:14 WITA

IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade

Kamis, 24 September 2026 - 22:19 WITA

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan

Kamis, 24 September 2026 - 11:32 WITA

Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros

Rabu, 23 September 2026 - 20:22 WITA

RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:09 WITA

Sosial Politik

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:11 WITA