Kemensos Berikan Layanan Bagi 28 ODGJ di Kecamatan Umalulu

 

Sumba Timur,DNIDBanten.co.id-Negara hadir melalui Kementerian Sosial memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), salah satunya di Puskesmas Melolo Kec. Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Diagnosis sesorang menjadi ODGJ bermacam-macam tidak satu faktor, sebagian ada epilepsi yang tidak tertangani, skizofrenia dan retardasi mental, bahkan ada yang dobel,” ujar dr Albert Augustinus Maramis didampingi tim perawat dari Puskesmas Melolo dan Sentra Dharmaguna Bengkulu, Rabu (1/5/2024).

Dalam proses pengobatan ODGJ, kata dr Albert, masalah pengetahuan pasien dan keluarga yang harus ditambah dan tentunya pelayanan Kesehatan begitu penting.

“Layanan Kesehatan di sini baru dimulai pada 2019, sehingga sebelumnya tidak ada layanan terhadap ODGJ. Juga, faktor obat juga penting agar tersedia secara terus menerus untuk keberlangsungan pengobatan,” ungkap dokter kesehatan jiwa (psikiater) dari Surabaya itu.

Juga ada dukungan ekonomi keluarga dan pekerjaan. Untuk tingkat kesembuhan pasien ODGJ ada faktor lain yaitu seberapa cepat gejala awal ditangani secara medis di mana hal iltu berpengaruh pada tingkat kesembuhan para ODGJ.

Puskesmas Melolo memberikan pengobatan bagi 28 pasien ODGJ dan melayani agar cepat sembuh serta tidak kambuh lagi. Dalam proses pengobatan dipengaruhi peran keluarga selain tetap rutin minum obat.

“Kami memberikan fasilitasi layanan dan obat. Namun, peran keluarga sangat penting karena selalu barada dekat dengan ODGJ,” ungkap Yusnidar penanggungjawab ODGJ Puskesmas Melolo Kec Umalulu.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 2 Mei 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Refly: Terbuka Peluang Pemakzulan
MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:21 WITA

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Refly: Terbuka Peluang Pemakzulan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:36 WITA

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO

Berita Terbaru