Apakah Kehujanan Bisa Buat Jatuh Sakit? Ini Penjelasannya

Berita Harian, DNID.co.id – Jakarta. Menjelang tahun baru umumnya ditandai dengan semakin intensnya curah hujan. Bagi seseorang yang banyak berkegiatan di luar ruangan, perlengkapan seperti payung dan jas hujan tidak boleh terlewatkan.

Akan tetapi, terkadang seseorang dapat melupakan untuk membawa benda tersebut sehingga dapat membuat tubuh kehujanan. Sebagian orang menganggap bahwa kehujanan dapat menyebabkan tubuh mudah untuk jatuh sakit.

Melansir dari Health, Senin (9/12/24), saat tubuh terjebak di tengah hujan lebat atau berlari di tengah hujan tidak dapat membuat tubuh menjadi sakit, sebab hujan tidak menularkan virus. Virus yang memicu penyakit flu biasa menyebar melalui cairan tubuh seseorang yang terinfeksi.

Dengan demikian, seseorang yang melakukan kontak dengan orang yang sakit atau menyentuh permukaan yang mengandung cairan ingus atau air liur yang mengandung virus, lalu menyentuh mata, mulut, atau hidung, maka hal tersebut yang dapat membuat seseorang jatuh sakit.

Walaupun saat musim hujan lebih banyak orang yang sakit, namun hal tersebut mungkin terjadi sebab kebanyakan orang berada di dalam ruangan dalam jangka waktu yang lama.

Adapun itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa virus flu dan pilek dapat lebih berkembang biak dalam kondisi yang dingin dan kering. Virus tersebut tidak menular dengan baik dalam kondisi lembap, seperti saat hujan.

Namun, hari-hari yang turun hujan cenderung menyebabkan seseorang untuk berkumpul di dalam ruangan. Jadi, secara tidak langsung cuaca hujan dapat meningkatkan peluang bagi virus untuk menginfeksi lebih banyak orang melalui kontak dekat.

Walaupun tubuh tidak dapat terserang flu saat hujan, namun seseorang dapat terserang flu yang menurunkan suhu tubuh dan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Saat tubuh dalam kondisi basah dapat mempersulit untuk pengaturan suhu tubuh saat cuaca dingin.

Hal tersebut dapat terjadi sebab tubuh yang terkena air hujan atau keringat dapat menyebabkan tubuh kehilangan panas sebab secara terus-menerus menguapkan kelembapan dari kulit.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penurunan suhu tubuh dapat menurunkan respon imun pada tubuh seseorang, yang membantu mereka melawan virus. Akibatnya, seseorang dapat lebih rentan untuk tertular virus apabila merasa kedinginan selama atau setelah kehujanan.

Beberapa penelitian baru juga menyoroti bahwa respon imun yang melemah saat tubuh kedinginan mungkin ada kaitannya dengan menurunnya sistem kekebalan dalam tubuh.

Pada dasarnya, kedinginan dapat menyebabkan pembuluh darah hidung menyempit, yang kemudian dapat mencegah sel darah putih untuk mencapai selaput lendirnya dan membantu tubuh untuk melawan kuman.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 16 Desember 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi AP

Editor: Abdi M Said

Sumber Berita: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto
RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar
IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade
Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan
Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros
RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:38 WITA

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12 WITA

Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto

Rabu, 30 September 2026 - 15:45 WITA

RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar

Selasa, 29 September 2026 - 11:14 WITA

IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade

Kamis, 24 September 2026 - 22:19 WITA

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan

Kamis, 24 September 2026 - 11:32 WITA

Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros

Rabu, 23 September 2026 - 20:22 WITA

RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:09 WITA

Sosial Politik

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:11 WITA