Breaking News

Radio Player

Loading...

RS Ibnu Sina Makassar Tolak Rawat Inap Pasien Tumor Asal Jeneponto

Senin, 30 Desember 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Makassar, DNID.co.id, – Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI, menolak merawat inap seorang pasien lanjut usia asal Kabupaten Jeneponto dengan penyakit tumor menuju keganasan asal Jeneponto, Jl. Urip Sumoharjo No.264, Kota Makassar, Senin (30/12/2024) dini hari.

Pasien bernama Nur Eni berusia 64 tahun, di bawah oleh keluarga dari Kabupaten Jeneponto setelah mengeluhkan nyeri di bagian ulu hati dan perut serta sesak nafas.

Salah satu keluarga pasien mengatakan bahwa pasien serta keluarga tiba di RS Ibnu Sina sejak sore hari, Minggu (29/12/2024).

ads

“Dari jam setengah lima sore disini,” Ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiba di RS Ibnu Sina, Nur Eni sempat mendapatkan tindakan di Unit Gawat Darurat (UGD).

Berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit, kondisi pasien tidak ada yang bermasalah.

“Hasil pemeriksaan katanya itu bagus ji, sperti tekanannya, Hb (hemoglobin)nya, normal semua ji. Kata dokternya seandainya di bawah 7 itu hb nya di rawat inap ki.” Ungkap neli mengutip keterangan pihak RS.

Namun, pihak keluarga meminta kepada pihak RS agar pasien di rawat inap, paling tidak sampai pagi esok hari. Akan tetapi, pihak RS Ibnu Sina menolak untuk merawat inap pasien.

“Kalau bisa (rawat inap). Tapi katanya normal ji. Na kasi ki juga petunjuk bilang ke poli maki besok ka adaji rujukan ta. Pulang maki dulu ini malam ka masih banyak pasien yang butuh tempat tidur, itu na bilang pas saya bermohon untuk besok pagi dipulangkan karena jauh rumah (Jeneponto),”harapnya.

Pasien baru diminta kembali ke rumah sakit pada hari Selasa (31/12/2024), karena dokter yang akan menangani sedang menangani pasien di rumah sakit lain.

Karena pihak RS Ibnu Sina menolak merawat inap pasien, dengan berat hati keluarga pasien akhirnya membawa pasien meninggalkan rumah sakit.

“harapanku mudah-mudahan pihak rs bertindak lebih lanjut operasi karena kata dokter disana juga itu penyakitnya menuju keganasan. Semacam tumor ka benjolan di perutnya, menuju keganasan,” harapnya.

Setelah pasien beserta pihak keluarga meninggalkan rumah sakit, kami mencoba menemui pihak RS Ibnu Sina untuk dimintai keterangan. Namun, rumah sakit menolak memberi keterangan kepada kami dengan alasan sudah dijelaskan kepada pihak keluarga pasien.

Saat kami berjalan menuju pintu keluar UGD RS Ibnu Sina sembari berusaha mengambil gambar dan video sebagai bagian dari dokumentasi, kami mendapatkan Tindakan intimidasi dari pihak pengamanan rumah sakit.

Sebuah gambar dan video yang sempat kami ambil melalui handphone, diminta oleh pihak keamanan untuk dihapus. Namun, kami berusaha untuk menolak sebab yang kami dokumentasikan hanya pada bagian pelayanan dan suasana ruangan (tanpa mengganggu privasi pasien lain).

Sempat terjadi perdebatan panjang antara kami dan pihak pengamanan. Dengan terpaksa, kami menghapus foto dan video dengan pertimbangan ketertiban pasien di UGD serta dua orang dari pihak pengamanan sama sekali tidak mengijinkan kami meninggalkan ruang UGD

Simpan Gambar:

Penulis : Renaldy Pratama

Editor : Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita : Redaksi Sulsel

Berita Terkait

Heboh! Diduga Oknum Polres Gowa Paksa Tarik Kendaraan Tanpa Dokumen Resmi
Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan
Sidak di MGC Wali Kota Makassar Geram, Pegawai Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja
Kolaborasi KNPI Pangkalpinang dan Thorcon, Pemoeda Fun Run Jadi Ruang Sehat dan Edukasi Energi
Di Tengah Cuaca Ekstrem, Thorcon Power Perkuat Kepedulian Sosial untuk Warga Lubuk Besar
Miris! Tanpa Visum, Petani di Jeneponto Jadi Tersangka Usai Dituduh Cabuli Nenek 70 Tahun, Kinerja Penyidik Polres Disorot
Nelayan Lansia Mentok Hilang di Laut, Basarnas Berpacu dengan Cuaca Buruk
PLTN ThorCon Masih Wacana, Warga Perlang Minta Opini Publik Tak Digiring
Berita ini 651 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:53 WITA

Heboh! Diduga Oknum Polres Gowa Paksa Tarik Kendaraan Tanpa Dokumen Resmi

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:46 WITA

Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:54 WITA

Sidak di MGC Wali Kota Makassar Geram, Pegawai Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:23 WITA

Kolaborasi KNPI Pangkalpinang dan Thorcon, Pemoeda Fun Run Jadi Ruang Sehat dan Edukasi Energi

Senin, 12 Januari 2026 - 14:31 WITA

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Thorcon Power Perkuat Kepedulian Sosial untuk Warga Lubuk Besar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:07 WITA

Miris! Tanpa Visum, Petani di Jeneponto Jadi Tersangka Usai Dituduh Cabuli Nenek 70 Tahun, Kinerja Penyidik Polres Disorot

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:46 WITA

Nelayan Lansia Mentok Hilang di Laut, Basarnas Berpacu dengan Cuaca Buruk

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:15 WITA

PLTN ThorCon Masih Wacana, Warga Perlang Minta Opini Publik Tak Digiring

Berita Terbaru