Breaking News

Radio Player

Loading...

Kian Meresahkan Masyarakat, Koperasi Di Gowa Terima Setoran 5 Lembar Uang Palsu

Jumat, 10 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Berita Harian, DNID.co.id – Terungkapnya sindikat uang palsu yang beroperasi di UIN Alauddin Makassar pada Desember tahun lalu sangat meresahkan bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat di Kabupaten Gowa. Meski sudah ditangani oleh pihak kepolisiaan, peredaran uang palsu masih terus menghantui masyarakat.

Kali ini, Putri, seorang pegawai salah satu Koperasi yang terletak di Kabupaten Gowa menjadi korbannya. Ia mengeluhkan penemuan setoran uang Koperasi yang diduga adalah uang palsu.

“Saya dapat setoran uang palsu pecahan seratus ada lima lembar,” ungkapnya.

ads

Uang setoran Koperasi yang diduga uang palsu itu terjadi pada akhir bulan Desember tahun lalu, beberapa pekan setelah terungkap kasus uang palsu di UIN Alauddin Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia baru menyadari bahwa lima lembar uang setoran pecahan seratus tersebut merupakan uang palsu saar ingin menyetor ke salah satu Bank.

“Saat di cek di bank baru ketahuan uang palsu karena di koperasi belum menerapkan pengecekan uang palsu,” ujarnya.

Akibat penemuan ini, pihak koperasi mengalami kerugian sebab pihak koperasi harus mengganti uang palsu tersebut.

“Untung-untung kalau jumlahnya masih sedikit, kan kalau jumlahnya banyak kita yang rugi,” keluhnya.

Ia juga berharap agar uang palsu yang beredar di masyarakat bisa ditemukan agar tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan.

Simpan Gambar:

Penulis : Renaldy Pratama

Editor : Admin

Sumber Berita : Redaksi

Berita Terkait

Heboh! Diduga Oknum Polres Gowa Paksa Tarik Kendaraan Tanpa Dokumen Resmi
Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan
Sidak di MGC Wali Kota Makassar Geram, Pegawai Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja
Kolaborasi KNPI Pangkalpinang dan Thorcon, Pemoeda Fun Run Jadi Ruang Sehat dan Edukasi Energi
Di Tengah Cuaca Ekstrem, Thorcon Power Perkuat Kepedulian Sosial untuk Warga Lubuk Besar
Miris! Tanpa Visum, Petani di Jeneponto Jadi Tersangka Usai Dituduh Cabuli Nenek 70 Tahun, Kinerja Penyidik Polres Disorot
Nelayan Lansia Mentok Hilang di Laut, Basarnas Berpacu dengan Cuaca Buruk
PLTN ThorCon Masih Wacana, Warga Perlang Minta Opini Publik Tak Digiring
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:53 WITA

Heboh! Diduga Oknum Polres Gowa Paksa Tarik Kendaraan Tanpa Dokumen Resmi

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:46 WITA

Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:54 WITA

Sidak di MGC Wali Kota Makassar Geram, Pegawai Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:23 WITA

Kolaborasi KNPI Pangkalpinang dan Thorcon, Pemoeda Fun Run Jadi Ruang Sehat dan Edukasi Energi

Senin, 12 Januari 2026 - 14:31 WITA

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Thorcon Power Perkuat Kepedulian Sosial untuk Warga Lubuk Besar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:07 WITA

Miris! Tanpa Visum, Petani di Jeneponto Jadi Tersangka Usai Dituduh Cabuli Nenek 70 Tahun, Kinerja Penyidik Polres Disorot

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:46 WITA

Nelayan Lansia Mentok Hilang di Laut, Basarnas Berpacu dengan Cuaca Buruk

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:15 WITA

PLTN ThorCon Masih Wacana, Warga Perlang Minta Opini Publik Tak Digiring

Berita Terbaru