Lagi-lagi Oknum Penyidik Diduga Minta Biaya Rp2 Juta Untuk Proses Damai Pelaku dan Korban

DNID.CO.ID Makassar 21/4/25- Dugaan kasus penganiayaan seorang warga berinisial HS asal Jalan Al Markas, Kelurahan Lembo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan berujung damai dengan korban berinisial JR.

Perdamaian di bulan Januari itu disaksikan langsung oleh aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bontoala.

Dalam kesempatan itu, terduga pelaku sepakat akan memberikan uang santunan kepada korban sebanyak Rp 500.000.

Namun seiring berjalannya waktu, ternyata salah satu oknum polisi mendatangi pihak keluarga terduga pelaku.

Saat itu polisi meminta kepada pihak keluarga pelaku uang sebanyak 2 juta rupiah sebagai syarat jika ingin bebas.

Akbar salah satu pihak keluarga terduga pelaku mengaku kaget dengan permintaan uang sebesar 2 juta oleh oknum polisi tersebut. Sementara dalam saat damai sudah sepakat uang santunan 500 ribu rupiah.

Nabilang itu pak amar yang tugas di polsek Bontoala janganki bayar di kantor saya pa datang dirumah sebentar sore saya ambilki itu uang 2 juta rupiah, ungkap akbar

“Terpaksa kami pinjam uang tetangga untuk di kasi ke pak polisi tersebut. Pak polisi tidak mau 500 harus 2 juta katanya,” ungkap Akbar kepada awak media.

Sementara itu, ibu terduga pelaku Ros mengakui dirinya sudah janda yang di tinggal oleh suami karena meninggal dunia.

Ros kini berumur sudah tua lansia, hanya pekerja jualan gorengan yang seribu rupiah.”Benar uang 2 juta itu saya pinjam untuk bayar ki supaya berharap anaknya bisa segera di lepas kapolsek,” ujar Ros.

Terpisah Kapolsek Bontoala Saat di Konfirmasi Terkait Biaya Damai.

“Dirinya Sudah tidak menjabat selaku Kapolsek Bontoala Lagi.

Akbar mengaku sudah di panggil oleh pimpinan penyidik di ruanganya lalu di bahas pengembalian uang Rp.2 juta rupiah yang di ambil diduga oknum penyidik Inisal AMR.

“Jadi saya di suruh menunggu pengembalian uang 2 juta, karna kalau inisial AMR tidak bisa mi. jadi serahkan saja sama kami biar kami berpikir pengembalian nya kata Panit reskrim Bontoala Ucap Tiruan Akbar.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 21 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: MURSALIM

Sumber Berita: Korban Dan Kapolsek

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Berita ini 297 kali dibaca
Diduga Oknum Penyidik Polsek Bontoala Minta Biaya Rp2 Juta Untuk Damai Pelaku dan Korban

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Berita Terbaru