Disperkimtan Tinjau Langsung Kondisi Rumah Tidak Layak Huni Milik Ibu Basse di Dusun Tompolando

Jeneponto, DNID.co.id— Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni milik Ibu Basse di Dusun Tompolando, Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, pada Selasa (29/04/2025).

 

Ibu Basse hidup dalam kondisi serba terbatas bersama anaknya yang mengalami gangguan jiwa sejak lahir. Tanpa didampingi pasangan, ia membesarkan anaknya seorang diri dan menggantungkan penghasilan sehari-hari dari hasil penjualan buras—makanan tradisional yang dibuatnya sendiri dari beras dan daun pisang.

 

Kondisi rumah yang ditempati Ibu Basse sangat memprihatinkan. Atap yang bocor menyebabkan air hujan kerap masuk ke dalam rumah, sementara lantai papan yang sudah lapuk sering membuatnya terpeleset saat beraktivitas. Hingga saat ini, Ibu Basse belum pernah menerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Disperkimtan.

 

Sekretaris Disperkimtan Jeneponto, Hasdin Nasri, yang mewakili Kepala Dinas Nismala Syuaib, turun langsung melakukan peninjauan dan menyampaikan bahwa rumah Ibu Basse akan diusulkan sebagai prioritas bantuan RTLH tahun berikutnya.

 

“Setelah kami lakukan pengecekan di lapangan, memang benar rumah tersebut belum pernah tersentuh bantuan RTLH. Kami sudah mencatat dan Insya Allah akan kami masukkan dalam skala prioritas,” ujar Hasdin kepada Humas Pemkab Jeneponto.

 

Kepala Dinas Perkimtan Jeneponto, Nirmala Syuaib, juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya nasional menurunkan angka kemiskinan ekstrem, khususnya melalui penyediaan hunian layak bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 30 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Admin

Sumber Berita: Humas Pemkab Jeneponto

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:27 WITA

Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel

Berita Terbaru