Renovasi Hampir Rampung, Almaz Fried Chicken Siap Hadir di Jantung Kota Makassar  

Makassar-DNID.co.id–Proses renovasi outlet baru Almaz Fried Chicken Ratulangi Makassar kini mendekati garis akhir. Outlet yang terletak di Jl. Ratulangi No. 86 ini rencananya akan segera diresmikan pada Sabtu, 28 Juni 2025, sebagai cabang perdana Almaz di Kota Makassar dan outlet pionir di Sulawesi.

Hadirnya Almaz di pusat kota Makassar tak lepas dari peran sentral Alquds, perusahaan aggregator resmi waralaba Almaz Fried Chicken. Sejak tahap awal, Alquds terlibat penuh dalam mempersiapkan outlet ini, mulai dari perencanaan layout, eksekusi desain interior dan eksterior, hingga penyempurnaan terakhir menjelang grand opening.

“Outlet baru, semangat baru,” begitu semangat yang digaungkan tim Alquds di wilayah Sulawesi.

Almaz dikenal luas sebagai Ayam Goreng Saudi Nomor 1 di Indonesia, dengan lebih dari 100 outlet aktif hanya dalam waktu kurang dari setahun. Cita rasanya khas Timur Tengah, halal, dan punya kualitas premium yang menjadikannya favorit di berbagai kota besar.

Kini, Makassar bersiap menyambutnya dengan tampilan outlet yang lebih segar, fasilitas lebih optimal, dan semangat pelayanan yang maksimal.

Menghubungkan Pusat dan Daerah: Kolaborasi Nasional & Lokal

Dalam operasionalnya, Almaz tidak hanya bermitra dengan perusahaan nasional penyedia bahan baku ayam, tetapi juga menjalin kerja sama strategis dengan supplier ayam lokal di daerah. Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Dengan keterlibatan supplier lokal, distribusi bahan baku menjadi lebih efisien, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha di sektor peternakan untuk naik kelas dalam rantai pasok industri makanan cepat saji yang halal dan berstandar tinggi.

Alquds Ajak Pengusaha Lokal Bergabung

Dalam perjalanannya, Alquds tak hanya bertugas mengelola outlet, tetapi juga membuka peluang kemitraan bagi para pengusaha lokal untuk bergabung sebagai bagian dari jaringan besar Almaz Fried Chicken, khususnya di wilayah Sulawesi.

Skema kemitraan yang ditawarkan oleh Alquds cukup inklusif. Ada dua model yang tersedia:

– Model Syirkah (patungan): dengan slot investasi mulai dari Rp 250 juta.

– Model Mandiri (tunggal): dengan estimasi modal sekitar Rp 1,5 – 2,5 miliar, sudah termasuk biaya franchise Rp 750 juta, sewa ruko, dan renovasi standar outlet.

Menariknya, seluruh sistem pengelolaan tetap berada di bawah manajemen profesional Alquds, sehingga mitra dapat berinvestasi dengan lebih tenang tanpa harus terlibat langsung dalam operasional harian.

Salah satu syarat utama pembukaan cabang baru adalah kehadiran kompetitor multinasional di daerah tersebut. Ini dimaksudkan agar pasar ayam goreng telah terbentuk dan brand Almaz bisa langsung masuk tanpa perlu riset pasar tambahan.

Dampak Sosial: Lapangan Kerja dan Peluang Baru

Selain berkontribusi dalam ekspansi bisnis halal nasional, kehadiran Almaz di Makassar dan nantinya di kota-kota lain di Sulawesi, diyakini akan membawa dampak sosial yang luas.

Dengan adanya outlet baru, lapangan kerja pun terbuka. Banyak di antara staf kami adalah mereka yang sebelumnya terkena PHK. Bahkan Almaz tidak membatasi usia bagi pelamar kerja. Selama semangatnya ada, pintu terbuka,” ungkap tim Operation Alquds Wilayah Sulawesi.

Para mitra yang bergabung juga menjadi perantara kebaikan. Investasi yang mereka tanamkan tidak hanya berbuah keuntungan, tetapi juga menjadi wasilah bagi orang-orang di sekitarnya untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang lebih baik.

Saat ini, Alquds terus menyempurnakan persiapan menjelang Grand Opening. Warga Makassar pun sudah mulai penasaran. Tak lama lagi, mereka bisa menikmati Ayam Goreng Saudi yang sedang viral di TikTok, Instagram, hingga YouTube, langsung dari outlet resmi Almaz di kota sendiri.

Bismillah, Grand Opening sebentar lagi!

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 26 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Mursalim Tahir

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar
Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran
Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming
Melinda Aksa Buka Pameran UMKM dan Jambore HKG PKK Makassar, Dorong Kader Lebih Berdaya dan Kreatif
Enam Tahun Mengabdi, Mantan Pegawai PNM Mekar Keluhkan Nomor BPJS Ketenagakerjaan Belum Diberikan
Antrean Mengular, Sopir Truk Mengeluh Karyawan SPBU Larompong Luwu Diduga Utamakan Pengisian Jerigen
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:47 WITA

Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WITA

Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:44 WITA

Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Melinda Aksa Buka Pameran UMKM dan Jambore HKG PKK Makassar, Dorong Kader Lebih Berdaya dan Kreatif

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:25 WITA

Enam Tahun Mengabdi, Mantan Pegawai PNM Mekar Keluhkan Nomor BPJS Ketenagakerjaan Belum Diberikan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 04:18 WITA

Antrean Mengular, Sopir Truk Mengeluh Karyawan SPBU Larompong Luwu Diduga Utamakan Pengisian Jerigen

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA