Kasat Polairut di Selayar Angkat Bicara Usai Dituding Minta Uang ke Pelapor

SELAYAR, DNID.co.id- Kepala Satuan (Kasat) Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polres Kepulauan Selayar Iptu Amat Soedachlan membantah tudingan bahwa dirinya diduga dimintai uang sebesar 2,5 juta mengatas nama kan pak Kapolres.

“Tabe Pak, masalah tersebut, tidak benar Pak, karena saya saja TDK pernah bertemu dengan orang yang telah mengaku memberi uang, bahwa kami sedang tangani kasus Pengancaman yang dilaporkan oleh Pelapor Haji Anwar” katanya kepada media melalui pesan singkat Whatsaap, Minggu (29/06/2025)

Menurutnya tudingan itu mencuat diduga gegara laporang yang dibuat oleh H. Anwar terus dilanjutkan.

“Hanya karena pihak keluarga terlapor, selalu memprotes kenapa kasusnya akan tetap diproses lanjut, padahal alat yang digunakan mengejar dan mengancam saat itu bukan bom ikan, hanya berupa peledak Petasan atau mercon” jelas Iptu Amat

Yang kedua, lanjut Iptu Amad, menurut terlapor bahwa Rompong (Rumah Ikan) itu adalah milik rekannya yang bernama Nurdin.

Itulah yang jadi alasan mereka Kesal dan memprotes kepada kami, bahwa tentang uang 2 juta 500 yang disebut-sebut oleh pihak terlapor itu” ungkapnya

Ia juga meminta terlapor yang menjadi narasumber yang bercerita didalam berita untuk membuktikan tudingan kepada dirinya.

“Saya tidak pernah merasa menerima, silahkan dibuktikan apalagi sebut-sebut nama Kapolres, ini yang benar-benar sangat menjatuhkan nama baik saya sebagai Kasat Polairud baru satu bulan menjabat” tegas Iptu Amat

Lebih lanjut kata Iptu Amat, bahwa pihak keluarga terlapor dari Kabupaten Bantaeng yang saya tidak kenal, pernah bermaksud akan menghadap untuk menemui saya.

Namun pada saat itu, kata Iptu Amat, kebetulan bersamaan saya ada panggilan di kantor kepolres, untuk giat Zoom Meeting dan dilanjutkan lagi rapat dalam rangka pelaksanaan Hari Bhayangkara dan upacara 1 juli.

“Jadi saya sampaikan bahwa silahkan ketemu saja dulu penyidiknya ada didalam ruangannya, jadi mungkin itulah salah satu yang membuat pihak keluarga terlapor merasa kecewa” bebernya

Lanjut kata Iptu Amat, bahwa dalam hal ini, pihak dari keluarga terlapor, meminta agar perkara terlapor segera didamaikan saja secepatnya.

“Namun kami telah jelaskan kepada mereka bahwa perkara pengancaman ini, ada pihak yang melapor sebagai korban, dalam hal ini H. Anwar, yang tidak serta merta diselesaikan secepatnya, terkecuali kedua pihak sudah saling sepakat untuk damai dan pihak pelapor telah siap untuk mencabut laporannya, maka kami bisa selesaikan dan kami dapat lakukan Restorasi Justise” tutupnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 29 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA