Dugaan Intimidasi Kapolsek Tamalate Terekam di Ponsel, Pelapor: “Saya Nangis, Sakitnya Sampai ke Hati”

Makassar, dnid.co.id — Dugaan intimidasi terhadap perempuan berusia 19 tahun, pelapor kasus percobaan pembakaran sepeda motor di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, kembali mencuat setelah ucapan Kapolsek Tamalate terekam dalam rekaman suara ponsel saat bertemu dengan pelapor.

Pelapor berinisial M (19) mengaku peristiwa tersebut terjadi ketika dirinya mengurus administrasi di Polsek Tamalate. Dalam pertemuan itu, Kapolsek disebut menegur dan menyalahkan pelapor atas pemberitaan media yang mengangkat kasusnya. Teguran tersebut disampaikan dengan nada tinggi sembari menunjuk-nunjuk pelapor.

Dalam rekaman suara ponsel tersebut, Kapolsek diduga menyudutkan pelapor karena kasusnya dijadikan bahan pemberitaan terdengar dengan nada suara yang ditinggikan.

“Bahasanya jangan seperti itu, harusnya bahasanya saya lupa ambil (LP). Dosa itu, orang (polisi) sudah susah payah, kau memberikan penjelasan tidak benar,” ujarnya saat bertemu dengan M.

Kapolsek kemudian meninggikan nada bicara saat menyinggung cara pelapor menyampaikan keterangan ke media.

“Bukan soal tidak tahu hukumnya, membahasakannya ke media itu harus jelas. Dia kan bahasanya ke media tidak dikasi bukti laporan,” katanya terdengar menaikkan nada suara.

“Padahal kan dikasi, tapi dia lupa ambil,” sambungnya dengan nada suara lebih tinggi lagi.

Sebelumnya, M juga mengaku mengalami perlakuan serupa saat bertemu langsung dengan Kapolsek Tamalate di lantai dua kantor polisi. Dalam pertemuan tersebut, ia mengaku dimarahi di depan umum sambil ditunjuk-tunjuk.

“Saya dimarahi di depan umum, ada pelapor lain di situ juga, banyak orang,” ungkapnya, Selasa (6/1/2026).

Ia mengaku sangat terpukul secara psikologis atas perlakuan tersebut.

“Sampai di hati sakitnya. Kenapa begini polisi, padahal seharusnya dia yang memberikan contoh yang baik. Padahal bisa dibicarakan secara baik-baik,” ucapnya.

Bahkan, M mengaku tidak kuasa menahan tangis akibat tekanan yang diterimanya.

“Saya sampai menangis. Orang tua saya saja tidak pernah marah seperti itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Tamalate Kompol Tamrin, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, mengakui sempat bertemu dengan pelapor saat M datang ke kantor polisi untuk mengurus surat pinjam pakai barang bukti.

Namun demikian, Kompol Tamrin membantah keras tudingan adanya intimidasi. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan pelayanan secara baik dan profesional.

“Tidak benarlah, kita layani baik-baik. Nada bicara itu kan seperti saya bicara sama kau yah seperti ini. Saya orang Sidrap, saya orang Wajo yah begini, saya bukan orang Bone. Jadi ini hanya persoalan penafsiran,” bantahnya, Selasa (6/1/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi telah berupaya meminta tanggapan Kapolsek Tamalate terkait rekaman suara tersebut. Namun, yang bersangkutan belum memberikan respons atas permintaan konfirmasi yang disampaikan.

Simpan Gambar:

Kamis, 8 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Rekaman Suara, Pelapor, dan Kapolsek

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Polda Babel Ringkus Bandar Besar Sabu Pangkalpinang
Seminar Nasional Bongkar Tantangan Pelayanan Rumah Sakit
Transparansi PLN Babel Disorot Komisi Informasi Provinsi
Polri Warning Penyidik Tingkatkan Kompetensi Penanganan Perkara
Polres Bangka Barat Ringkus Pengedar Sabu di Kawasan Tambang Jebus
Hak Jawab Dinilai Solusi Sah Menjaga Kebebasan Pers dan Transparansi Publik Nasional
Kunker Donny Yoesgiantoro: Infrastruktur Jadi Kunci Keterbukaan Informasi di Babel
Sengketa Pers Diproses Pidana, Publik Mulai Bertanya
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WITA

Polda Babel Ringkus Bandar Besar Sabu Pangkalpinang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:39 WITA

Seminar Nasional Bongkar Tantangan Pelayanan Rumah Sakit

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:10 WITA

Polri Warning Penyidik Tingkatkan Kompetensi Penanganan Perkara

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:22 WITA

Polres Bangka Barat Ringkus Pengedar Sabu di Kawasan Tambang Jebus

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:21 WITA

Hak Jawab Dinilai Solusi Sah Menjaga Kebebasan Pers dan Transparansi Publik Nasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13 WITA

Kunker Donny Yoesgiantoro: Infrastruktur Jadi Kunci Keterbukaan Informasi di Babel

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:53 WITA

Sengketa Pers Diproses Pidana, Publik Mulai Bertanya

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:15 WITA

Kantor PDAM Bantaeng Disegel, Pendemo Desak Bupati Pecat Direktur

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Polda Babel Ringkus Bandar Besar Sabu Pangkalpinang

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WITA

Peristiwa

Seminar Nasional Bongkar Tantangan Pelayanan Rumah Sakit

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:39 WITA

Kriminal Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Begal Nakes di Jeneponto

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:32 WITA