Penyidik–Kanit–Humas Polres Gowa Kompak Bungkam, Publik Menanti Kejelasan Penghentian Kasus Pengancaman Parang

Gowa, dnid.co.id – Polemik penghentian kasus dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam di Kabupaten Gowa semakin mengundang perhatian publik. Pasalnya, ketika dimintai penjelasan, Kanit Tipidum Satreskrim Polres Gowa mengarahkan konfirmasi kepada Kasi Humas Polres Gowa. Namun hingga kini, pihak Humas juga belum memberikan tanggapan resmi.

Sebelumnya, kasus yang dilaporkan warga berinisial HGS (39) tersebut dihentikan setelah sekitar empat bulan penanganan. Pelapor menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang menyatakan perkara tidak memenuhi unsur pidana.

Upaya konfirmasi telah dilakukan media ini kepada Aipda Taufik Akbar selaku penyidik yang menangani perkara. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp belum mendapat tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Saat dikonfirmasi, Kanit Tipidum Satreskrim Polres Gowa Ipda Andi Muh. Alfian membenarkan bahwa pelapor telah menerima SP2HP. Namun ketika ditanya mengenai dasar atau pertimbangan hukum penghentian perkara, ia tidak memberikan penjelasan dan meminta agar konfirmasi diarahkan ke Humas Polres Gowa.

“Konfirmasinya ke Humas. Nanti kami berikan datanya ke Humas ya, Bang,” ujarnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, media ini menghubungi Kasi Humas Polres Gowa  Iptu Kusman Jaya melalui pesan dan telepon whatsapp guna memperoleh penjelasan resmi institusi. Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi yang dikirim belum mendapatkan respons.

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terkait keterbukaan informasi dalam penanganan perkara. Di satu sisi, Kanit mengarahkan konfirmasi kepada Humas sebagai pintu resmi penyampaian informasi. Di sisi lain, Humas yang diharapkan memberikan penjelasan justru belum menyampaikan tanggapan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pengancaman menggunakan parang tersebut dihentikan oleh Satreskrim Polres Gowa dengan alasan tidak memenuhi unsur pidana. Keputusan tersebut menuai kekecewaan dari korban, keluarga korban, serta sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Publik kini menanti kejelasan mengenai pertimbangan hukum yang mendasari penghentian perkara tersebut, guna memastikan proses penegakan hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 11 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Penyidik, Kanit, dan Kasi Humas Polres Gowa

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 87 kali dibaca
Tags:

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA