Ledakan Petasan di Situbondo, 1 Orang Meninggal dan 6 Luka

Jakarta, DNID.co.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah Tim Gegana Polda Jatim mensterilkan lokasi kejadian ledakan petasan yang mengakibatkan enam korban luka dan satu korban lainnya meninggal.

 

Pada Rabu (18/2) sekitar pukul 12.00 WIB, rumah milik Kulsum (60) warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, ambruk rata dengan tanah setelah terjadi ledakan hebat yang diduga berasal dari serbuk petasan yang disimpan di dalam rumahnya.

 

“Saat ini Tim Identifikasi Satreskrim Polres Situbondo bersama Tim Identifikasi dan Laboratorium Forensik Polda Jatim, sedang melakukan olah TKP,” ujar Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, Kamis (19/2/2026).

 

Sementara Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengaku tim Identifikasi baru bisa melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi ledakan petasan setelah Tim Gegana Polda Jatim melakukan sterilisasi di TKP. “Iya saat ini kami baru mulai melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi ledakan,” katanya.

 

Akibat ledakan diduga kuat serbuk petasan itu, tujuh orang mengalami luka bakar dan patah tulang, dan satu korban lainnya atas nama Supriyadi (50) meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan rumah.

 

Enam korban lainnya yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25) dan Ibu Kulsum (60) telah dibawa ke RSUD Asembagus, sedangkan satu korban Abdurrahman (15) dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo karena mengalami luka bakar cukup parah hingga 90 persen.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 21 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi

Editor: Hasriady

Sumber Berita: RDI - ATN

Penanggung Jawab: Andi AP

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka
Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Nelayan Bangka Barat Hilang, Tim SAR Bergerak
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Kebakaran di Bonto Lojong, Bupati Bantaeng Intens Hadir Langsung di Lokasi
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:58 WITA

Nelayan Bangka Barat Hilang, Tim SAR Bergerak

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Kebakaran di Bonto Lojong, Bupati Bantaeng Intens Hadir Langsung di Lokasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:09 WITA

Sosial Politik

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:11 WITA