Indonesia dan AS Sepakati Kerja Sama Perdagangan dan Investasi Senilai Rp649 Triliun

Jakarta, DNID.co.id — Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menyepakati komitmen kerja sama perdagangan dan investasi di berbagai sektor senilai 38,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp649,42 triliun.

 

Kesepakatan tersebut diresmikan dalam acara US-Indonesia Business Summit 2026 yang diselenggarakan oleh the U.S. Chamber of Commerce (USCC), the US-ASEAN Business Council (USABC), dan the U.S.-Indonesia Society (USINDO) di Washington D.C.

 

“Saya memahami cara kerja pasar. Pasar menghargai transparansi, disiplin dan kredibilitas. Tanggung jawab saya sebagai Presiden, memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, dan memastikan bahwa kami memenuhi standar internasional. Ini tentang bagaimana menjaga integritas ekonomi kita, dan kepercayaan investor jangka panjang,” jelas Presiden Prabowo, Jumat (20/2/2026).

 

Secara rinci, pada sektor agro, total kesepakatan pembelian mencapai 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp76,10 triliun.

 

Nilai tersebut mencakup komitmen pembelian kedelai sebesar 1,37 miliar dolar AS atau Rp23,17 triliun, gandum sebesar 1,25 miliar dolar AS atau Rp21,14 triliun yang direncanakan hingga tahun 2030, jagung senilai 855 juta dolar AS atau Rp14,46 triliun, kapas senilai 244 juta dolar AS atau Rp4,13 triliun, serta berbagai produk agro lainnya yang mencapai 800 juta dolar AS atau setara Rp13,53 triliun.

 

Sementara itu, sektor industri manufaktur mencatatkan kesepakatan investasi yang lebih besar, yakni mencapai 33,91 miliar atau setara Rp573,48 triliun.

 

Beberapa poin kerja sama utama di sektor ini meliputi kemitraan antara Kadin dengan USABC sebesar 2,00 miliar atau Rp33,82 triliun, penyediaan bahan baku industri berupa Shredded Worn Clothing senilai 200 juta dolar AS atau Rp3,38 triliun, hingga rencana raksasa pada industri semikonduktor yang masing-masing mencapai 4,89 miliar dolar AS atau Rp82,70 triliun dan 26,7 miliar dolar AS atau Rp451,55 triliun.

 

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia sebagai mitra strategis membutuhkan forum bisnis yang melibatkan perusahaan besar AS dan asosiasi usaha untuk mendorong kolaborasi di berbagai bidang.

 

Fokus utama kerja sama diarahkan untuk meningkatkan daya saing nasional, terutama melalui pengembangan inovasi digital, kecerdasan artifisial, semikonduktor, mineral kritis, ketahanan rantai pasok, serta transisi energi dan industri pengolahan.

 

Menko Airlangga juga menegaskan bahwa selesainya Agreement on Reciprocal Trade (ART) menjadi bukti kuat komitmen kedua negara dalam membuka akses pasar dan menghapus berbagai hambatan perdagangan.

 

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kepastian usaha yang lebih baik di Indonesia maupun AS. “Melalui kesepakatan dalam ART ini, akan semakin memperkuat akses pasar dan daya saing produk Indonesia, sehingga akan menarik investasi yang lebih besar di berbagai sektor,” ujar Menko Airlangga.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 22 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi

Editor: Hasriady

Sumber Berita: RDI - ATN

Penanggung Jawab: Andi AP

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka
Resmi Beroperasi, Bioskop Pertama di Maros Diresmikan Bupati, Tampung 700 Penonton
Warga Kurau Barat Kesulitan Air, Rp15 Ribu Dibayar Per Drum
TransNusa Resmi Buka Rute Baru, Penerbangan Langsung Makassar–Manado
Truk Sagu Bawa 39 Kampil Pasir Timah Jejak 1,56 Ton Timah Terbongkar di Bacang
Wagub Fatmawati Pacu Toraja Utara Jadi Sentra Kopi Lewat Pelatihan Barista PLUT KUMKM
Dugaan Penyelundupan 3,6 Ton Pasir Timah Terbongkar, Aparat Telusuri Jaringannya
Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Nico Surabaya dan H. Wahab Muncul dalam Dugaan Distribusi Rokok FAZ-Nmos di Bangka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Resmi Beroperasi, Bioskop Pertama di Maros Diresmikan Bupati, Tampung 700 Penonton

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Warga Kurau Barat Kesulitan Air, Rp15 Ribu Dibayar Per Drum

Selasa, 29 September 2026 - 14:34 WITA

TransNusa Resmi Buka Rute Baru, Penerbangan Langsung Makassar–Manado

Minggu, 27 September 2026 - 15:57 WITA

Truk Sagu Bawa 39 Kampil Pasir Timah Jejak 1,56 Ton Timah Terbongkar di Bacang

Sabtu, 26 September 2026 - 13:02 WITA

Wagub Fatmawati Pacu Toraja Utara Jadi Sentra Kopi Lewat Pelatihan Barista PLUT KUMKM

Jumat, 25 September 2026 - 07:29 WITA

Dugaan Penyelundupan 3,6 Ton Pasir Timah Terbongkar, Aparat Telusuri Jaringannya

Kamis, 24 September 2026 - 22:19 WITA

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:09 WITA

Sosial Politik

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:11 WITA