Kolaborasi lintas pihak di Tibojong–Cellu, Petani berharap aliran air kembali normal
Bone, DNID.co.id — Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, memimpin langsung aksi pembersihan irigasi Palakka sepanjang kurang lebih 3 kilometer, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini dipusatkan di wilayah Kelurahan Tibojong dan Kelurahan Cellu, melibatkan berbagai unsur mulai dari pemerintah kelurahan hingga kelompok tani.
Aksi bersih sungai ini dilakukan untuk mengatasi tumpukan gulma dan sedimentasi yang selama ini menghambat aliran air ke lahan pertanian warga.
“Kita turun langsung karena ini menyangkut kebutuhan dasar petani. Kalau irigasi tersumbat, sawah bisa gagal panen,” tegas Andi Habibie di lokasi kegiatan.
Kegiatan tersebut melibatkan Lurah Cellu, kelompok tani dari Cellu dan Tibojong, Kepala UPT PSDA Ranting Palakka, serta Bhabinkamtibmas Tibojong.
Sejumlah warga bahkan ikut masuk ke dalam sungai untuk mengangkat gulma secara manual, sementara sebagian lainnya membersihkan dari bantaran.
Menurut Andi Habibie, pembersihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi respons cepat atas keluhan petani yang kesulitan mendapatkan pasokan air.
“Ini langkah cepat. Kita tidak mau menunggu kondisi makin parah. Aliran air harus kembali lancar,” ujarnya.
Perwakilan kelompok tani setempat menyebut kondisi irigasi sebelumnya sudah cukup memprihatinkan. Tumpukan tanaman liar dan lumpur menyebabkan distribusi air tidak merata.
“Sudah lama tersumbat. Air tidak sampai ke ujung sawah. Dengan kegiatan ini, kami berharap hasil panen bisa kembali normal,” kata salah satu petani.
Pembersihan irigasi Palakka ini menjadi upaya konkret pemerintah kecamatan dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Tanete Riattang Timur, sekaligus memperkuat kolaborasi antara aparat dan masyarakat.
























