Gotong Royong Warga dan Mahasiswa KKN Warnai Persiapan Lomba HUT RI di Dusun Weru
DEMAK — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Dusun Weru, Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, berlangsung meriah. Tidak hanya diisi berbagai perlombaan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 93 dengan masyarakat setempat.
Mahasiswa KKN Posko 93 berkolaborasi dengan pemuda dan warga dalam menyiapkan serta menyelenggarakan perlombaan yang ditujukan bagi anak-anak dan ibu-ibu. Kegiatan yang digelar pada Jumat (14/8/2026) itu berlangsung sejak usai salat Jumat hingga menjelang Magrib.
Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak sehari sebelumnya. Mahasiswa bersama para pemuda setempat bergotong royong menata lokasi perlombaan yang dipusatkan di halaman rumah ketua RT di Dusun Weru.
Berbagai perlengkapan disiapkan untuk mendukung kelancaran acara, mulai dari penataan arena, pemasangan pembatas jalan, hingga pengaturan arus kendaraan yang melintas di sekitar lokasi.
Salah seorang pemuda Dusun Weru, Sukarno, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam proses persiapan kegiatan.
“Saya senang. Biasanya kalau ada lomba, kami langsung mengikuti kegiatan. Kali ini, lokasi benar-benar dipersiapkan bersama sehingga suasananya terasa lebih meriah,” ujarnya.
Memasuki hari pelaksanaan, suasana Dusun Weru berubah menjadi lebih ramai. Anak-anak mulai memadati lokasi untuk mengikuti berbagai perlombaan yang telah disiapkan panitia.
Sejumlah permainan tradisional dan edukatif menjadi daya tarik utama dalam perayaan tersebut, di antaranya lomba makan kerupuk, estafet karet, memasukkan paku ke dalam botol, cerdas cermat individu, hingga permainan memasukkan air menggunakan corong dengan mata tertutup.
Antusiasme peserta terlihat sejak proses pendaftaran. Banyak anak berlomba-lomba mendaftarkan diri agar dapat mengikuti permainan favorit mereka. Tingginya minat peserta bahkan membuat beberapa anak harus bergerak lebih cepat untuk mendapatkan kesempatan mengikuti perlombaan.
Meski sempat terjadi kekecewaan karena keterbatasan kuota peserta, suasana perlombaan tetap berlangsung meriah. Tawa dan sorak sorai mewarnai setiap pertandingan, sementara para ibu turut memeriahkan acara dengan berpartisipasi dalam berbagai lomba yang telah disediakan panitia.
Koordinator perlombaan, Danang Kusuma, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian perlombaan berjalan lancar. Anak-anak sangat antusias, begitu juga ibu-ibu yang ikut berpartisipasi. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masyarakat masih sangat kuat,” katanya.
Bagi masyarakat Dusun Weru, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat solidaritas, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong antara mahasiswa, pemuda, dan masyarakat.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Gotong Royong Warga dan Mahasiswa KKN Warnai Persiapan Lomba HUT RI di Dusun Weru
SABTU, 15 AGUSTUS 2026
DEMAK — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Dusun Weru, Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, berlangsung meriah. Tidak hanya diisi berbagai perlombaan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 93 dengan masyarakat setempat.
Mahasiswa KKN Posko 93 berkolaborasi dengan pemuda dan warga dalam menyiapkan serta menyelenggarakan perlombaan yang ditujukan bagi anak-anak dan ibu-ibu. Kegiatan yang digelar pada Jumat (14/8/2026) itu berlangsung sejak usai salat Jumat hingga menjelang Magrib.
Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak sehari sebelumnya. Mahasiswa bersama para pemuda setempat bergotong royong menata lokasi perlombaan yang dipusatkan di halaman rumah ketua RT di Dusun Weru.
Berbagai perlengkapan disiapkan untuk mendukung kelancaran acara, mulai dari penataan arena, pemasangan pembatas jalan, hingga pengaturan arus kendaraan yang melintas di sekitar lokasi.
Salah seorang pemuda Dusun Weru, Sukarno, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam proses persiapan kegiatan.
"Saya senang. Biasanya kalau ada lomba, kami langsung mengikuti kegiatan. Kali ini, lokasi benar-benar dipersiapkan bersama sehingga suasananya terasa lebih meriah," ujarnya.
Memasuki hari pelaksanaan, suasana Dusun Weru berubah menjadi lebih ramai. Anak-anak mulai memadati lokasi untuk mengikuti berbagai perlombaan yang telah disiapkan panitia.
Sejumlah permainan tradisional dan edukatif menjadi daya tarik utama dalam perayaan tersebut, di antaranya lomba makan kerupuk, estafet karet, memasukkan paku ke dalam botol, cerdas cermat individu, hingga permainan memasukkan air menggunakan corong dengan mata tertutup.
Antusiasme peserta terlihat sejak proses pendaftaran. Banyak anak berlomba-lomba mendaftarkan diri agar dapat mengikuti permainan favorit mereka. Tingginya minat peserta bahkan membuat beberapa anak harus bergerak lebih cepat untuk mendapatkan kesempatan mengikuti perlombaan.
Meski sempat terjadi kekecewaan karena keterbatasan kuota peserta, suasana perlombaan tetap berlangsung meriah. Tawa dan sorak sorai mewarnai setiap pertandingan, sementara para ibu turut memeriahkan acara dengan berpartisipasi dalam berbagai lomba yang telah disediakan panitia.
Koordinator perlombaan, Danang Kusuma, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, seluruh rangkaian perlombaan berjalan lancar. Anak-anak sangat antusias, begitu juga ibu-ibu yang ikut berpartisipasi. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masyarakat masih sangat kuat," katanya.
Bagi masyarakat Dusun Weru, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat solidaritas, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong antara mahasiswa, pemuda, dan masyarakat.