Angka Kemiskinan di Bantaeng Diklaim Turun, BPS Ungkap Penyebabnya

Bantaeng,DNID.co.id – Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan mencatat angka kemiskinan di Butta Toa mengalami penurunan yang signifikan.

Dari yang sebelumnya 8,26 persen di 2024 turun menjadi 7,68 persen pada 2025. Data tersebut menunjukkan penurunan sebesar 0,58 persen.

Secara keseluruhan, jumlah orang miskin di Bantaeng berkurang dari 15.80 jiwa menjadi 14.47 jiwa.

Fungsional Statistisi Muda BPS Bantaeng, Agus Budiman, mengungkapkan tingkat kedalaman kemiskinan juga menunjukkan penurunan, dari 0,89 persen menjadi 0,83 persen.

Angka ini dianggap sebagai hasil dari keberhasilan intervensi pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan.

“Indeks kedalaman kemiskinan (P1) dan indeks keparahan kemiskinan (P2) pada 2025, masing-masing sebesar 0,83 dan 0,15 persen. Kedua indeks ini mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,06 persen dan 0,01 persen dari 2024,” kata Agus Budiman pada Jumat (27/3/2026).

Agus menegaskan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan adalah program prioritas pemerintah.

“Dan meningkatnya aktivitas ekonomi terutama pada sektor tersier,” tandasnya.

Simpan Gambar:

Jumat, 27 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Andi Akmal Sidak Proyek Sekolah Rakyat, Debu dan Lumpur Jadi Ancaman Serius Warga
Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang
​Transparansi Dana Umat, Pemkot Tangsel Siapkan Aplikasi Pantau Penyaluran Zakat
​KH Agus Muslim Nyatakan Siap Maju dalam Bursa Calon Ketua PWNU DKI Jakarta
Aksi Heroik Amankan Pembusur di Jalan, Polantas Maros Raih Penghargaan dari Kapolda
Wabup Bantaeng Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah
Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WITA

Andi Akmal Sidak Proyek Sekolah Rakyat, Debu dan Lumpur Jadi Ancaman Serius Warga

Senin, 13 April 2026 - 21:23 WITA

Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa

Senin, 13 April 2026 - 20:40 WITA

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang

Senin, 13 April 2026 - 20:18 WITA

​Transparansi Dana Umat, Pemkot Tangsel Siapkan Aplikasi Pantau Penyaluran Zakat

Senin, 13 April 2026 - 19:48 WITA

​KH Agus Muslim Nyatakan Siap Maju dalam Bursa Calon Ketua PWNU DKI Jakarta

Senin, 13 April 2026 - 16:34 WITA

Aksi Heroik Amankan Pembusur di Jalan, Polantas Maros Raih Penghargaan dari Kapolda

Minggu, 12 April 2026 - 15:14 WITA

Wabup Bantaeng Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 14:40 WITA

Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB

Berita Terbaru

Peristiwa

Laporan Kosmetik HNK Menguap, Publik Curiga

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:03 WITA