Bawa Parang dan Celurit, Komplotan Penganiaya di Bantaeng Digulung Resmob

Bantaeng,DNID.co.id – Tim Resmob Sat Reskrim Polres Bantaeng berhasil mengamankan komplotan terduga pelaku tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di Kampung Kayu Lompoa, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu.

Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Polres Bantaeng, Aipda Sabil, berlangsung pada Sabtu (23/05/2026) sekitar pukul 17.30 Wita, hanya berselang beberapa jam setelah aksi penganiayaan dilaporkan.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Gunawang Amin, membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menjelaskan penangkapan ini berdasarkan laporan polisi dengan nomor registrasi LP/B/110/V/2026/SPKT/POLRES BANTAENG/POLDA SULAWESI SELATAN.

Ia mejelaskan peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Sabtu siang sekitar pukul 14.00 Wita. Kejadian bermula saat terlapor bersama lima orang rekannya mendatangi rumah korban, Waha (32), dengan membawa senjata tajam jenis parang dan celurit.

Tanpa basa-basi, komplotan tersebut langsung melakukan penganiayaan secara membabi buta. Akibat serangan senjata tajam, korban mengalami luka.

“Waha mengalami luka robek cukup serius pada kepala bagian belakang serta luka gores pada punggung sebelah kiri atas,” jelasnya.

Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Mapolres Bantaeng guna proses hukum lebih lanjut. Usai menerima laporan dari korban, Tim Resmob Polres Bantaeng langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi, serta mengumpulkan bahan keterangan.

Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, polisi langsung bergerak melakukan pengejaran intensif dan berhasil menangkap ketiga pelaku.

“A. Kevin Eka Putra alias Kevin (22), Warga Kampung Kayu Lompoa ini ditangkap di tempat persembunyiannya di Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Dari tangannya, polisi menyita sebilah parang,” ujarnya.

Dari hasil interogasi, Kevin mengakui telah menebas korban sebanyak dua kali menggunakan parang tersebut.

Usai mengamankan Kevin, giliran Dirga ditemukan petugas saat sedang menjalani perawatan medis di RSUD Kabupaten Bantaeng akibat luka yang dideritanya. Saat ini, Dirga belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut karena masih dalam perawatan intensif di bawah pengawasan ketat pihak kepolisian.

Sementara penangkapan Sandi yang merupakan warga Jalan Merpati Kelurahan Pallantikang ini terbilang unik. Saat Tim Resmob tiba di Mapolres Bantaeng usai memburu Kevin, mereka justru mendapati Sandi berada di kantor polisi dengan maksud hendak membuat laporan.

Petugas pun langsung mengamankannya. Dalam interogasi awal, Sandi mengakui ikut mendatangi rumah korban dan menganiaya korban menggunakan kepalan tangan kosong.

Selain mengamankan para terduga pelaku, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan saat melancarkan aksi di lapangan.

“1 bilah senjata tajam jenis parang digunakan oleh Kevin, 1 bilah senjata tajam jenis celurit (milik Dirga), 1 unit sepeda motor Yamaha Fino warna biru (digunakan oleh Dirga) dan 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna biru putih (digunakan oleh Sandi dan Kevin),” urai Gunawang.

Kini, kedua orang pelaku beserta barang bukti telah diserahkan sepenuhnya kepada Penyidik Sat Reskrim Polres Bantaeng guna dilakukan proses hukum dan penyelidikan lebih mendalam.​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 25 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Polisi Gelar Operasi KRYD di Bira, Dua Pengunjung dan Pelayan Kafe Jalani Tes Urine
Buron ke Soppeng, Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Makassar Akhirnya Dibekuk Polisi
Mafia BBM Subsidi di Bone Makin Menggila, Tiga Nama Pengepul Terungkap – APH Didesak Bertindak
Pengeroyokan di Warung Coto Daeng Sutte Makassar, 4 Pelaku Diamankan Polsek Panakkukang
Penyerangan Pakai Busur di Jalan H. Kalla Makassar, 6 Diamankan, Satu Orang Masih Diburu Polisi
Patroli Polisi Amankan Pria dengan Dugaan Sabu 7,76 Gram di Mentok
Kejari Bangka Tengah Bongkar Dugaan Korupsi Dana KONI
Antre BBM Tanpa Pelat Belakang, Puluhan Dump Truck di Bone Jadi Sorotan Warga
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:38 WITA

Polisi Gelar Operasi KRYD di Bira, Dua Pengunjung dan Pelayan Kafe Jalani Tes Urine

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Buron ke Soppeng, Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Makassar Akhirnya Dibekuk Polisi

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:59 WITA

Mafia BBM Subsidi di Bone Makin Menggila, Tiga Nama Pengepul Terungkap – APH Didesak Bertindak

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Pengeroyokan di Warung Coto Daeng Sutte Makassar, 4 Pelaku Diamankan Polsek Panakkukang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Penyerangan Pakai Busur di Jalan H. Kalla Makassar, 6 Diamankan, Satu Orang Masih Diburu Polisi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WITA

Patroli Polisi Amankan Pria dengan Dugaan Sabu 7,76 Gram di Mentok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Kejari Bangka Tengah Bongkar Dugaan Korupsi Dana KONI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:32 WITA

Antre BBM Tanpa Pelat Belakang, Puluhan Dump Truck di Bone Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru