Breaking News

Radio Player

Loading...

Kementan dan PTPI Sebut 7,58 Juta Petani Belum Tebus Pupuk Subsidi

Rabu, 3 Juli 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

dnid.co.id, Jakarta – Direktur Utama PTPI (PT Pupuk Indonesia), Rahmad Pribadi mengatakan bahwa pihaknya mencatat hingga saat ini masih banyak petani yang belum menebus pupuk bersubsidi, jumlahnya mencapai 7,58 juta petani.

“Ada 7,58 juta petani. 53 persen petani yang belum menebus,” ujarnya, dilansir dari laman RRI, Selasa (2/7/24).

Dalam rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Rahmad Pribadi, menyebutkan jumlah petani yang terdaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi mencapai 14,28 juta orang. Tapi saat ini data miliknya mencatat baru sebanyak 6,7 juta petani saja yang menebus pupuk bersubsidi.

ads

Menurutnya kondisi itu terjadi lantaran ditemukannya sejumlah kendala dalam pengambilan pupuk. Seperti data penerima subsidi pupuk terkait dengan pindah alamat atau wilayah yang belum terupdate.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bersama kementan ini menyepakati data akan di update diperbaharui 4 bulan sekali. Kenapa masih banyak yang belum tebus? sebagaimana tadi ada keluhan-keluhan terhadap ketersediaan pupuk bersubsidi,” jelasnya.

Diakhir kesempatan ia juga memastikan saat ini ketersediaan pupuk dalam kondisi yang cukup. Adapun stoknya mencapai 1,7 juta ton yang terdiri dari 1,1 juta ton pupuk urea dan 600 ribu ton pupuk NPK.

Simpan Gambar:

Editor : Redaksi Sulawesi Selatan

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Jeneponto Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Secara Virtual
Panen Jagung Perdana 2026 di Bantaeng, Kapolda Sulsel Tegaskan Polri Garda Terdepan Ketahanan Pangan
Tebang dan Bakar Puluhan Pohon di Hutan Lindung, Petani Bantaeng Diburu Polisi
Dugaan Jual-Beli Bantuan Alsintan di Dinas Pertanian Takalar Mencuat, KPM SUL-SEL Desak APH dan Kementan Usut Tuntas
Wujudkan Swasembada Pangan,812 Kelompok Tani Sulsel Terima Alsintan
Kapolres Kepulauan Seribu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan dan Destinasi Wisata
KPT Desak Kejati Sulsel Evaluasi Penanganan Kasus Pupuk Rp6 Miliar di Jeneponto
Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:44 WITA

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Jeneponto Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Secara Virtual

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:42 WITA

Panen Jagung Perdana 2026 di Bantaeng, Kapolda Sulsel Tegaskan Polri Garda Terdepan Ketahanan Pangan

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:58 WITA

Tebang dan Bakar Puluhan Pohon di Hutan Lindung, Petani Bantaeng Diburu Polisi

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:35 WITA

Dugaan Jual-Beli Bantuan Alsintan di Dinas Pertanian Takalar Mencuat, KPM SUL-SEL Desak APH dan Kementan Usut Tuntas

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:07 WITA

Wujudkan Swasembada Pangan,812 Kelompok Tani Sulsel Terima Alsintan

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:25 WITA

Kapolres Kepulauan Seribu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan dan Destinasi Wisata

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:14 WITA

KPT Desak Kejati Sulsel Evaluasi Penanganan Kasus Pupuk Rp6 Miliar di Jeneponto

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:37 WITA

Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:05 WITA