Ternyata Ini Alasan Kenapa Anak Muda Banyak Alami Hipertensi

Jakarta.Dnid.co.id – Dalam beberapa tahun ke belakang, hipertensi kerap ditemukan pada usia dewasa muda. Tekanan darah tinggi yang muncul pada usia 18-44 tahun jadi masalah serius di seluruh dunia.

Melansir dari PubMed Central, hipertensi tercatat sebagai salah satu penyebab kematian dan kecacatan seumur hidup. Alasannya adalah komplikasi yang dipicu oleh hipertensi.

Sejumlah kondisi bisa terjadi akibat hipertensi. Misalnya saja stroke, gagal ginjal, hingga penyakit jantung yang kesemuanya bisa berakibat fatal.

Hipertensi tak memiliki gejala yang kentara. Tak heran penyakit ini sering disebut sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab arah tinggi atau hipertensi pada usia muda.

Dilansir dari berbagai sumber,Kamis (28/11/24), berikut sederet penyebab utama terjadinya hipertensi di usia muda, antara lain

Indeks massa tubuh lebih dari 25 atau perut yang besar dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi pada usia yang relatif lebih muda.

Merokok tembakau merupakan faktor risiko utama yang bisa menyebabkan darah tinggi.

Tak hany itu, orang yang mengonsumsi minuman beralkohol juga sama berisikonya dengan perokok terkait urusan darah tinggi.

Makan lebih dari 10 gram (g) garam setiap hari bisa meningkatkan tekanan darah. Kurangi asupan makanan asin berlebihan agar tekanan darah tetap stabil.

Orang dewasa muda yang mengonsumsi daging merah sekali atau dua kali seminggu memiliki 77 persen kemungkinan lebih besar terkena tekanan darah tinggi.

Melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit setiap minggu bisa meminimalisir terkena darah tinggi. Anda harus tetap aktif bergerak untuk menghindari risiko darah tinggi.

Yakni Pola hidup Sehat

1. Obesitas

2.Alkohol dan merokok

3.Asupan garam tinggi

4.Konsumsi daging merah

5. Aktivitas fisik yang kurang.

 

 

 

Simpan Gambar:

Kamis, 28 November 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Herman Red

Sumber Berita: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas
Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB
Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah
Hati-hati, Menyemprot Parfum ke Leher Bisa Berisiko bagi Kelenjar Tiroid?
Sengketa Parkir RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Belum Usai, CV Ahnaf Siapkan Upaya Hukum
Butuh Oralit Saat Puasa? Dokter: Cukup Air Putih Saja!
Menkes Soroti Kenaikan Kasus Siswa Berpikir Bunuh Diri, Butuh Upaya Pencegahan di Keluarga dan Sekolah
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Senin, 13 April 2026 - 20:22 WITA

Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas

Minggu, 12 April 2026 - 14:40 WITA

Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB

Rabu, 1 April 2026 - 18:10 WITA

Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:24 WITA

Hati-hati, Menyemprot Parfum ke Leher Bisa Berisiko bagi Kelenjar Tiroid?

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:20 WITA

Sengketa Parkir RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Belum Usai, CV Ahnaf Siapkan Upaya Hukum

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:25 WITA

Butuh Oralit Saat Puasa? Dokter: Cukup Air Putih Saja!

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:45 WITA

Menkes Soroti Kenaikan Kasus Siswa Berpikir Bunuh Diri, Butuh Upaya Pencegahan di Keluarga dan Sekolah

Berita Terbaru