Kesalahpahaman, Kini Korban dan Kepala Desa di Jeneponto Sepakat Berdamai
Terkait dugaan penganiayaan yang melibatkan Kepala Desa Supandi dan Wulandari di Kabupaten Jeneponto akhirnya bertemu dan bersepakat berdamai, Jum’at (07/02/2025).
Pertemuan kedua belah pihak berlangsung di The real coffee Kec. Pattallassang, Kabupaten Takalar. Setelah berdiskusi panjang dan menyatukan sudut pandang masing-masing, disepakati bahwa masalah tersebut hanyalah sebuah kesalahpahaman.
Hal ini diakui oleh Wulandari bahwa insiden tersebut hanyalah sebuah kesalahpahaman dirinya dengan Supandi.
“Saya menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar dan hanyalah kesalahpahaman antara saya dengan Supandi.
Olehnya itu, disepakati bersama untuk membuat surat kesepakatan damai yang menyatakan akan menyelesaikan insiden ini secara kekeluargaan.
Selain itu, Laporan di Polres Jeneponto Nomor: LP/B/47/II/2025/SPOT/POLRES JENEPONTO/POLDA SULAWESI SELATAN juga bersedia untuk tidak dilanjutkan/dicabut oleh Wulandari.
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Kesalahpahaman, Kini Korban dan Kepala Desa di Jeneponto Sepakat Berdamai
SABTU, 8 FEBRUARI 2025
Terkait dugaan penganiayaan yang melibatkan Kepala Desa Supandi dan Wulandari di Kabupaten Jeneponto akhirnya bertemu dan bersepakat berdamai, Jum'at (07/02/2025).
Pertemuan kedua belah pihak berlangsung di The real coffee Kec. Pattallassang, Kabupaten Takalar. Setelah berdiskusi panjang dan menyatukan sudut pandang masing-masing, disepakati bahwa masalah tersebut hanyalah sebuah kesalahpahaman.
Hal ini diakui oleh Wulandari bahwa insiden tersebut hanyalah sebuah kesalahpahaman dirinya dengan Supandi.
"Saya menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar dan hanyalah kesalahpahaman antara saya dengan Supandi.
Olehnya itu, disepakati bersama untuk membuat surat kesepakatan damai yang menyatakan akan menyelesaikan insiden ini secara kekeluargaan.
Selain itu, Laporan di Polres Jeneponto Nomor: LP/B/47/II/2025/SPOT/POLRES JENEPONTO/POLDA SULAWESI SELATAN juga bersedia untuk tidak dilanjutkan/dicabut oleh Wulandari.